https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Rasio Utang Pemerintah Masih Sehat

Untung Subagja | Jum'at, 03/02/2023 21:05 WIB



Adapun nilai utang hingga akhir tahun 2022 mencapai Rp 7.733,99 triliun dengan rasio utang ke produk domestik bruto (PDB) sebesar 39,57% Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Foto istimewa/Jurnas)

Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah mengklaim jika utang pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih dalam batas wajar.

Adapun nilai utang hingga akhir tahun 2022 mencapai Rp 7.733,99 triliun dengan rasio utang ke produk domestik bruto (PDB) sebesar 39,57%.

“Manajemen utang dikelola utang secara prudent. Rasio utang 39,57% ini sebenarnya sehat. Anda terobsesi dianggapnya sehat kalau enggak ada utang. Padahal, semua negara baik Brunei Darussalam, maupun Arab Saudi juga punya utang,” ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Jumat (3/2/2023).

Baca juga :
26 Mei 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

Selama ini pemerintah sudah melakukan pengelolaan utang secara bijak. Apalagi kebijakan utang pemerintah juga selalu dipantau oleh lembaga pemeringkat internasional. Dari penilaian yang dilakukan kondisi utang Indonesia dinilai masih berada dalam posisi aman.

“Rating kita dibilang positif outlook, sekarang BBB, kita akan masuk ke investment grade yang mudah-mudahan A. Itu menggambarkan bahwa kondisi utang dan investasi baik-baik saja, sustainable, kalau ugal-ugalan ya tidak mungkin positif outlook-nya,” kata Sri Mulyani.

Baca juga :
Detik-detik Pesawat Kecil Tabrak Paralayang, Korban Berhasil Selamat

Angka Rp 7.733,99 terbagi dalam surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 6.846,89 triliun (88,53%) dan pinjaman sebesar Rp 887,10 triliun (11,47%).

Secara rinci, jumlah utang domestik dibagi dalam Surat Utang Negara (SUN) sebesar Rp 4.441,12 triliun dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) senilai Rp 1.011, 24 triliun.

Baca juga :
Mauricio Souza Angkat Bicara Soal Masa Depannya di Persija

Sementara itu utang dalam bentuk valas sebesar 1.394, 53 triliun dalam bentuk SUN sebesar Rp 1.064, 37 triliun dan SBSN senilai Rp 330, 16 triliun.

"Currency kita jaga antara rupiah dengan yang forex kalau kemudian kita lihat maturitasnya atau jatuh temponya harus cukup panjang," kata Sri Mulyani.

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Sri Mulyani Utang

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Humanika

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777