Selasa, 21/04/2026 20:21 WIB

Ditjen PKH Target Ekspor Komoditas Pernakan Tembus Rp10,90 Triliun 2020





Ekspor komoditas peternakan dan kesehatan hewan tahun ini terdiri dari lima kelompok

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo bersama Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita. (Foto: Humas Kementan)

Jakarta, Jurnas.com - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), Kementerian Pertanain (Kementan) menargetkan ekspor komoditas peternakan dan kesehatan hewan mencapai Rp10,90 triliun pada 2020.

Demikian kata Direktur Jenderal PKH, I Ketut Diarmita saat mendampingi Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo pada acara "Ekpose Program 100 Hari Kerja Menteri Pertanian" di Gedung PIA Kanpus Kementan, Jumat (31/01).

"Kami targetkan ekspor produk peternakan dan kesehatan hewan tahun ini meningkat sebanyak 13% dari 2019, yakni 258.598 ton menjadi 290.845 ton di 2020," terang Ketut.

"Ini juga berarti ada peningkatan nilai ekspor sekitar 17% dari Rp 9,310 triliun pada 2019 menjadi Rp10,90 triliun di 2020," sambungnya.

Ketut merinci target ekspor komoditas peternakan dan kesehatan hewan tahun ini terdiri dari lima kelompok. Pertama, kelompok hewan hidup sebesar 32.039 ton yang fokus pada kambing dan domba.

Kedua, kelompok produk pangan segar dan olahan sebesar 159.308 ton yang terdiri dari sarang burung walet, daging unggas, susu dan produk lainnya. Ketiga, kelompok obat hewan sebesar 895 ton yang terdiri dari vaksin dan reagen.

Keempat, kelompok produk non pangan seperti pakan hewan, premix, kulit, bulu, tulang, dan tanduk yang mencapai 98.410 ton, serta kelompok benih / bibit ternak seperti hatching eggs (HE) ayam dan HE bebek

"Kelompok terakhir semen beku dengan target kontribusi sebesar 193 ton," ujat Ketut.

Ketut menekankan, status kesehatan hewan menjadi kunci utama membuka peluang ekspor ke negara lain. Karena itu, Kementan secara konsisten mengembangkan dan memastikan update informasi mengenai jaminan kesehatan hewan, mutu, dan keamanan setiap produk yang akan di ekspor.

"Sesuai arahan Pak Menteri, kami akan terus dorong para pelaku usaha untuk meningkatkan ekspor peternakan dan kesehatan hewan dalam rangka meningkatkan pendapatan negara dari sektor pertanian," pungkasnya.

Sekedar diketahui, target tersebut merupakan bentuk komitmen Ditjen PKH dalam menyukseskan Kebijakan Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) yang dicanangkan Menteri Syahrul dalam lima tahun ke depan.

KEYWORD :

Ditjen PKH Ekspor Peternakan Syahrul Yasin Limpo I Ketut Diarmita




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :