Jum'at, 17/04/2026 13:10 WIB

Jepang Tak Ingin Tetapkan Militer Iran sebagai Teroris





Kono mengatakan bahwa Jepang tidak akan menyebut Korps Garda Revolusi (RGC) Islam Iran sebagai kelompok teroris.

Pasukan Basij berafiliasi dengan Garda Revolusi Iran yang kuat (Foto: Reuters)

Tokyo, Jurnas.com – Amerika Serikat (AS) memang sekutu dekat dengan Jepang, tapi kali ini, Negeri Sakura itu tampaknya tak mau ikut-ikutan menetapkan pasukan militer elit Iran sebagai teroris.

Menurut NHK World TV, Menteri Luar Negeri Jepang, Taro Kono mengatakan bahwa Jepang tidak akan menyebut Korps Garda Revolusi (RGC) Islam Iran sebagai kelompok teroris.

"Jepang tidak punya niat untuk mengikuti langkah itu ... Penghentian pembangunan rudal Iran adalah apa yang diperlukan untuk stabilitas regional," ujar Kono kepada wartawan, Selasa (9/10).

Awal pekan ini, Presiden AS, Donald Trump menyatakan RGC sebagai organisasi teroris asing. Dengan begitu, AS merupakan negara pertama yang menetapkan militer negara lain sebagai teroris.

Sebagai balasan, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran pada Senin secara resmi menetapkan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) sebagai organisasi teroris.

Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif menggambarkan tindakan AS itu sebagai sebuah hadiah untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelum pemilihan umum 9 April lalu.

KEYWORD :

Daftar Teroris Amerika Serikat Jepang Iran




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :