Setelah melakukan tindakan LASIK pasien tidak lagi tergantung pada alat bantu (Foto: Istimewa)
Jakarta - Laser Assisted In Situ Keratomileusis (LASIK) merupakan salah satu teknologi bedah refraktif di bidang mata yang dapat diandalkan untuk meningkatkan kualitas hidup.
Dengan LASIK, orang dapat melihat jelas tanpa alat bantu tanpa gangguan refraksi yang merupakan salah satu gangguan penglihatan tersering yang dialami oleh penduduk dunia.dr. Sophia Pujiastuti, SpM(K) mengatakan jika LASIK merupakan teknologi bedah refraktif yang dapat meningkatkan kualitas hidup karena setelah melakukan tindakan LASIK pasien tidak lagi tergantung padaalat bantu (kacamata dan lensa kontak), dimana hal itu memberikan semangat baru.“Namun demikian,” tambahnya, “Terdapat beberapa syarat dan kriteria dalam melakukan LASIK, yaitu Myopia : -1.00 D sampai -13.00 D, Astigmatisma : -1.00 D sampai -5.00 D, Hypermetropia : +1.00 D sampai +4.00 D, koreksi kelainan refraksi stabil (6-12 bulan)," paparnya.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
LASIK bedah mata penglihatan

























