Ketua Dewan Pertimbangan Forkonas PP-DOB, Benny Rhamdani
Jakarta - Ribuan warga dari berbagai daerah tergabung dalam Forum Komunikasi Nasional Percepatan Pembentukan Daerah Otonom Baru Seluruh Indonesia (Forkonas-PP DOB) mengancam menggeruduk Istana Negara.
Hal itu disampaikan dalam Rembug Kebangsaan dan Manifesto Politik Percepatan Pembentukan Daerah Otonom Baru dengan Tema "Pemekaran Daerah, Memperkuat Indonesia", dihadiri perwakilan 174 Calon DOB di Gedung DPR, Jakarta, Senin (21/8).Ketua Dewan Pertimbangan Forkonas PP-DOB Benny Rhamdani mengatakan, aksi massa itu untuk mendesak Presiden Jokowi mencabut moratorium pemekaran daerah."Siapkah kita turun ke jalan melakukan demonstrasi di Istana dengan masa lebih besar dari ini? biar pemerintah tahu bahwa tanpa didanai dan bergerak berdasarkan hati kita mampu penuhi Jakarta?" kata Benny dalam pidato yang seketika disambut teriakan sepakat dari ribuan anggota peserta rembug.Baca juga :
KPK Geledah Rumah Politikus PDIP Ono Surono
"Bahwa berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 31 diamanatkan untuk mewujudkan efektifitas penyelenggaraan pemerintah daerah, mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan , dan lainnya," tegas Benny.Maka itu, lanjut Benny, Forkonas PP DOB menuntut DPR RI dan DPD RI segera mendesak Presiden Jokowi segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Tentang Penataan Daerah dan Peraturan Pemerintah Tentang Desain Besar Penataan Daerah sampai Oktober 2017.
KPK Geledah Rumah Politikus PDIP Ono Surono
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pemekaran Daerah DPD Istana Negara Presiden Jokowi

























