Ilustrasi kasus ebola di Kongo (Foto: AFP)
Jakarta, Jurnas.com - Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo terus menimbulkan korban jiwa.
Lembaga Nasional Kesehatan Masyarakat Kongo (INSP) melaporkan jumlah kasus terkonfirmasi telah mencapai 9.144 kasus, dengan 4.410 kematian sejak wabah yang disebabkan virus Ebola Bundibugyo mulai merebak pada April 2026.
"Dalam 24 jam terakhir, tercatat 79 kasus baru, 29 kematian, dan 29 pasien sembuh. Dengan demikian, total kasus kini mencapai 9.144, termasuk 4.410 kematian sejak terjadi wabah," menurut pernyataan INSP pada Rabu (14/10) dikutip Antara.
Organisasi kemanusiaan internasional Doctors Without Borders (MSF) pekan lalu menyatakan situasi kasus penyakit Ebola di Provinsi Kivu Utara semakin tidak terkendali.
Ebola di Kongo mulai mewabah sejak April 2026. Hingga kini, baik vaksin maupun pengobatan untuk jenis baru Ebola Bundibugyo belum memiliki izin resmi.
Namun demikian, data laboratorium menunjukkan vaksin Ebola Ervebo, yang dikirim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ke Kongo, mungkin dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit tersebut.
Pada 20 Agustus lalu, WHO melaporkan telah mengirim 70 ribu dosis vaksin Ervebo ke Kongo. Vaksin tersebut untuk melindungi tenaga kesehatan dan keperluan uji klinis. (Ant)
Kasus Terkonfirmasi Ebola di Kongo Tembus 7.258
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Ebola Kongo Kasus Ebola Penanganan Ebola




















