Kamis, 24/09/2026 19:35 WIB

Pakistan Kerahkan Puluhan Ribu Polisi jelang Demo Massal





Pemerintah ibu kota Pakistan memblokir jalur-jalur akses utama menuju Islamabad menggunakan kontainer kontainer peti kemas bertumpuk pada Kamis (24/9)

Puluhan kontainer peti kemas menutupi jalanan di Islamabad, Pakistan, menjelang demo massal (Foto: AFP)

Islamabad, Jurnas.com - Pemerintah ibu kota Pakistan memblokir jalur-jalur akses utama menuju Islamabad menggunakan kontainer kontainer peti kemas bertumpuk pada Kamis (24/9), guna mengantisipasi unjuk rasa besar-besaran oleh pendukung mantan Perdana Menteri Imran Khan.

Kepolisian memobilisasi 22.000 personel keamanan untuk memblokir total akses masuk dan keluar menuju Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, wilayah yang dikuasai oleh partai pimpinan Khan.

Dikutip dari AFP, tenutupan jalan-jalan utama dan persimpangan penting ini melumpuhkan arus transportasi serta memicu kemacetan parah di berbagai titik.

Langkah preventif pemerintah menjelang demonstrasi yang direncanakan pada 27 September ini memuncak setelah tiga saudara perempuan Imran Khan, yakni Aleema Khan, Uzma Khan, dan Noreen Niazi, ditahan di bawah undang-undang Maintenance of Public Order (MPO) Provinsi Punjab.

Ketiganya dijatuhi penahanan preventif selama 30 hari atas tuduhan memobilisasi massa via media sosial dan menghasut penolakan terhadap lembaga negara. Selain itu, sekitar 1.500 aktivis dan politisi partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) dilaporkan turut ditangkap.

Tindakan tegas pemerintah ini mendapat sorotan ketat dari organisasi hak asasi manusia internasional. Amnesty International menilai penangkapan keluarga Khan dan aktivis oposisi sebagai pelanggaran nyata terhadap kebebasan berekspresi dan berkumpul secara damai.

Diketahui, Imran Khan mendekam di penjara sejak Agustus 2023 atas berbagai dakwaan mulai dari korupsi hingga pengkhianatan negara. Khan menolak seluruh tuduhan tersebut dan menyatakannya sebagai motif politik untuk meredam popularitasnya.

Mantan bintang kriket tersebut dilaporkan sempat menjalani perawatan medis awal tahun ini, setelah kehilangan sebagian besar penglihatan pada mata kanannya.

Sementara itu, Menteri Informasi Pakistan Attaullah Tarar membantah bahwa pemerintah melakukan penutupan total di ibu kota, dan menegaskan tidak akan mengizinkan pihak manapun melumpuhkan aktivitas kota. Aksi unjuk rasa yang diusung PTI ini menjadi upaya gerakan massa terbesar dalam beberapa bulan terakhir untuk menuntut pembebasan Khan.

KEYWORD :

Demo Pakistan Imran Khan Penahanan Aktivis PTI Pakistan Lockdown Islamabad




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :