Minggu, 20/09/2026 03:38 WIB

Jelang Derbi Madrid, Mourinho Ingin Putus Rekor Buruk





 Pelatih kepala Real Madrid, Jose Mourinho, menekankan bahwa kekuatan mental dan kerja sama kolektif menjadi modal menjelang laga lawan Atletico Madrid

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho (Foto: Reuters)

Madrid, Jurnas.com - Pelatih kepala Real Madrid, Jose Mourinho, menekankan bahwa kekuatan mental dan ketangguhan kolektif timnya menjadi sumber kepercayaan diri utama, menjelang laga derbi panas melawan Atletico Madrid pada Minggu (20/9) malam.

Kendati mengakui timnya masih memiliki beberapa kekurangan dalam hal konsistensi permainan, Mourinho meyakini keharmonisan skuad Los Blancos mampu menjadi pembeda di Stadion Metropolitano.

"Di samping kualitas yang dimiliki, tim ini punya kekuatan grup yang sangat signifikan. Hal itulah yang memberikan saya rasa percaya diri," ujar Mou dikutip dari Channel News Asia.

Derbi kali ini menjadi ajang pembuktian penting bagi kedua tim di awal musim. Apalagi, laga derbi terakhir yang dilakoni Mourinho bersama Real Madrid ialah final Copa del Rey 2013, saat Atletico mengukir kemenangan bersejarah di Santiago Bernabeu.

Real Madrid juga dibayangi rekor kurang memuaskan saat bertandang ke markas Atletico. Dari tujuh kunjungan terakhir ke Metropolitano di ajang La Liga, Los Blancos hanya mampu mengemas satu kemenangan. Momen kekalahan telak 2-5 dari Atletico musim lalu bahkan menjadi titik balik kehancuran era kepelatihan Xabi Alonso di Madrid.

Dengan rival abadi Madrid, Barcelona, yang sudah unggul tiga poin di puncak klasemen, kemenangan di laga ini menjadi harga mati bagi El Real agar tidak semakin tertinggal dalam perburuan gelar juara.

Adapun Mourinho mengawali periode pertamanya musim ini dengan mencatatkan enam kemenangan dari tujuh pertandingan di seluruh kompetisi, meski performa tim yang belum stabil terus memicu sorotan tajam media Spanyol.

"Pertandingan derbi selalu punya nilai ekstra. Derbi adalah tentang sejarah, budaya, serta passion dari para suporter, pemain, dan pelatih," tegas Mourinho.

Di kubu tuan rumah, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, juga masih terus meracik bentuk permainan terbaiknya usai mendatangkan 22 pemain baru dalam tiga tahun terakhir.

Simeone sempat dipusingkan oleh masalah kebugaran di lini serang. Alexander Sorloth belum mencatatkan penampilan musim ini, sementara penyerang anyar asal Kanada, Jonathan David, baru melakoni debut starter-nya pada pertengahan pekan lalu.

Namun, kabar baik datang dari penyerang asal Argentina, Julian Alvarez. Setelah absen di dua laga terakhir akibat cedera otot, Alvarez dipastikan siap diturunkan menghadapi Real Madrid.

"Dia akan bersama kami. Kita akan lihat apakah dia tampil sejak awal laga atau masuk di babak kedua," beber Simeone.

Menghadapi potensi ancaman serangan balik cepat Real Madrid, Simeone menginstruksikan anak asuhnya untuk meminimalkan kehilangan bola serta bermain dengan kepala dingin.

KEYWORD :

Real Madrid Atletico Madrid Jose Mourinho Diego Simeone




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :