Rabu, 09/09/2026 02:34 WIB

Hari Kesadaran Sindrom Alkohol Janin Sedunia, Ini Sejarah dan Maknanya





Setiap tanggal 9 September, masyarakat kesehatan internasional memperingati Hari Kesadaran Sindrom Alkohol Janin Sedunia.

Ilustrasi - Hari Kesadaran Sindrom Alkohol Janin Sedunia, ini sejarah dan tujuannya (Foto: Alomedika)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 9 September, masyarakat kesehatan internasional memperingati Hari Kesadaran Sindrom Alkohol Janin Sedunia (International Fetal Alcohol Spectrum Disorders / FASD Awareness Day).

Peringatan ini menjadi momen krusial untuk mengedukasi publik mengenai bahaya konsumsi alkohol selama masa kehamilan.

Mungkin banyak yang bertanya-tanya, mengapa tanggal 9 bulan ke-9 yang dipilih sebagai hari peringatan global ini?

Dirangkum dari berbagai sumber, pemilihan tanggal 9 September (9/9) memiliki makna filosofis yang sangat kuat. Angka sembilan yang berulang merujuk pada masa ideal kehamilan seorang wanita, yaitu sembilan bulan.

Pemilihan tanggal ini menjadi pengingat konstan bahwa sepanjang sembilan bulan masa mengandung, seorang ibu hamil sama sekali tidak boleh mengonsumsi minuman beralkohol demi melindungi janin yang sedang berkembang di dalam kandungan.

Inisiatif peringatan ini pertama kali digagas pada 9 September 1999 oleh sekelompok orang tua dan advokasi kesehatan di Selandia Baru dan Kanada yang memiliki anak dengan kondisi FASD.

Mereka ingin dunia luar lebih memahami bahwa dampak fatal paparan alkohol pada janin sepenuhnya dapat dicegah secara 100 persen.

Sejak saat itu, setiap tanggal 9 September pukul 09.09 waktu setempat, berbagai organisasi di seluruh dunia menggelar kampanye, seminar kesehatan, hingga membunyikan lonceng sebagai simbol pengingat pesan penting ini kepada masyarakat luas.

Sindrom Alkohol Janin atau Fetal Alcohol Spectrum Disorders (FASD) adalah istilah medis untuk sekelompok kondisi yang dapat terjadi pada seseorang yang ibunya mengonsumsi alkohol saat hamil.

Saat seorang wanita hamil meminum alkohol, zat tersebut dengan cepat masuk ke dalam aliran darah dan menembus plasenta menuju janin. Karena organ hati janin belum berkembang sempurna, tubuhnya tidak mampu memproses alkohol seperti orang dewasa. Hal ini berisiko menyebabkan:

Gangguan Perkembangan Otak: Menyebabkan masalah pada daya ingat, rentang perhatian, serta kemampuan belajar anak di masa depan.

Kelainan Fisik: Memengaruhi pertumbuhan organ vital serta struktur bentuk wajah yang khas.

Masalah Perilaku dan Emosional: Mengakibatkan kesulitan beradaptasi dan mengendalikan emosi saat anak tumbuh dewasa.

Organisasi kesehatan menekankan bahwa tidak ada batas aman atau jenis alkohol apa pun yang boleh dikonsumsi selama masa kehamilan.

Karena itu, memperingati Hari Kesadaran FASD setiap 9 September menjadi langkah nyata dalam menyebarkan edukasi guna memastikan bayi lahir sehat dan terlindungi.

KEYWORD :

Hari Kesadaran Sindrom Alkohol Janin Sedunia 9 September Peringatan Internasional




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :