Minggu, 23/08/2026 12:24 WIB

NTT Diguncang 5.688 Gempa Susulan, Pengungsi Capai 150.576 Orang





BNPB mencatat jumlah warga yang mengungsi akibat gempa bumi yang terjadi di bagian wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah

Update gempa bumi susulan gempa Flores M7.7 hingga tanggal 23 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB (Foto: BMKG)

Jakarta, Jurnas.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah warga yang mengungsi akibat gempa bumi yang terjadi di bagian wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyampaikan, hingga Sabtu (22/8/2026), total pengungsi tercatat mencapai 150.576 orang.

"Pengungsi juga bertambah dari angka yang kemarin 130-an ribu, sekarang sudah mencapai 150.576 jiwa," kata Berton dalam keterangan resmi dikutip Minggu (23/8/2026).

Menurut Berton, jumlah warga yang mengungsi masih bertambah karena gempa-gempa susulan masih terjadi di NTT setelah gempa dengan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah itu pada 15 Agustus 2026.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tercatat hingga 23 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB wilayah NTT mengalami 5.688 gempa susulan dengan magnitudo 1,1 sampai 6,2, termasuk di antaranya 130 gempa susulan yang bisa dirasakan oleh warga.

Lebih lanjut, Berton mengatakan bahwa Kabupaten Manggarai tercatat sebagai daerah dengan jumlah pengungsi terbanyak (41.427 orang), disusul Nagekeo (34.256 orang), dan Manggarai Timur (31.372 orang).

BNPB menyampaikan gempa bumi yang terjadi di wilayah NTT telah menyebabkan meninggalnya 31 orang di Manggarai, 30 orang di Manggarai Timur, sembilan orang di Sikka, dua orang di Ende, satu orang di Manggarai Barat, 13 orang di Nagekeo, dan empat orang di Ngada.

Sedangkan jumlah korban gempa yang terluka menurut data BNPB sebanyak 1.298 orang, 336 orang di antaranya mengalami luka berat.

Sebanyak 5.832 personel TNI, 238 personel Polri, dan 903 relawan dari 104 lembaga telah dikerahkan untuk membantu penanganan dampak gempa di wilayah NTT.

Pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga-lembaga kemanusiaan juga telah mengirimkan berbagai bantuan untuk warga yang terdampak gempa di NTT.

"Kolaborasi ini menjadi wujud nyata gotong royong dalam memastikan kebutuhan kesehatan masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi. Kami memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak menjadi prioritas," kata Berton.

KEYWORD :

Gempa Bumi Gempa NTT Gempa Susulan Korban Gempa Pengungsi Gempa




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :