Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (10/8) memicu kerusakan besar di sejumlah kota (Foto: Anadolu)
Jakarta, Jurnas.com - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitudo yang mengguncang Kolombia menembus angka 321 orang, dengan 4.595 lainnya mengalami luka-luka, demikian laporan Unit Nasional Penanggulangan Risiko Bencana (UNGRD) Kolombia, pada Jumat (21/8).
"Data korban: 321 orang meninggal, 4.595 orang terluka, 257 orang dinyatakan hilang, dan 364 lainnya berhasil diselamatkan," demikian pernyataan UNGRD yang diunggah di platform X.
Laporan sebelumnya menyebutkan jumlah korban tewas sebanyak 319 orang.
Menurut dia, sebanyak 1.254 hewan juga telah dievakuasi dari reruntuhan, sementara 1.236 lainnya terluka akibat bencana tersebut.
Gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin pagi (10/8). Pusat gempa berada di Departemen Choco dan getarannya dirasakan hingga di sebagian besar wilayah Kolombia serta sejumlah negara tetangga.
Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella pada Selasa (18/8) mengatakan kerugian langsung yang disebabkan oleh gempa bumi dahsyat itu diperkirakan mencapai 30 triliun peso atau sekitar 7,5 miliar dolar AS (setara Rp133 triliun).
"Pemodelan yang dilakukan sebuah perusahaan swasta menunjukkan kerugian fisik langsung di wilayah Choco, Valle del Cauca, Risaralda, Quindio, dan Caldas diperkirakan mencapai sekitar 30 triliun peso. Angka tersebut mencakup 24,5 triliun peso kerusakan bangunan dan 5,5 triliun peso kerusakan infrastruktur," kata Espriella dalam pernyataan resminya.
Dia menegaskan nilai tersebut masih bersifat sementara dan akan disesuaikan seiring dengan masih berlangsung proses survei di daerah terdampak.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Gempa Kolombia Korban Gempa Korban Jiwa























