Ilustrasi - hari Saka Bakti Husada setiap 17 juli, ini sejarah dan maknanya (Foto: infopubik.id)
Jakarta, Jurnas.com - Tanggal 17 Juli tidak hanya menjadi momen penting bagi penegakan hukum global maupun tren teknologi digital, melainkan juga memiliki makna mendalam bagi dunia kepramukaan dan kesehatan di Indonesia.
Setiap tanggal 17 Juli, gerakan pramuka tanah air memperingati Hari Lahir Saka Bakti Husada (SBH), sebuah wadah pengabdian yang berfokus pada pembangunan karakter pemuda di bidang kesehatan.
Pembentukan Saka Bakti Husada bermula pada tanggal 17 Juli 1985. Lahirnya wadah ini dibidani langsung melalui kerja sama strategis antara Departemen Kesehatan (sekarang Kementerian Kesehatan) dengan Kwartir Nasional Gerakan Praja Muda Karana (Kwarnas Pramuka).
Ini Daftar 5 Ular dengan Bisa Paling Mematikan
Tujuan utamanya adalah untuk melahirkan kader-kader muda pembangunan yang memiliki pengetahuan praktis dan keterampilan mumpuni di bidang kesehatan, guna membantu melembagakan norma hidup sehat di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas.
Dalam menjalankan misinya, anggota Saka Bakti Husada dibekali dengan berbagai keterampilan khusus yang terbagi ke dalam enam pilar perjuangan atau yang biasa disebut dengan istilah Krida.
Keenam krida tersebut meliputi Krida Bina Lingkungan Sehat, Krida Bina Keluarga Sehat, Krida Penanggulangan Penyakit, Krida Bina Obat, Krida Bina Gizi, serta Krida Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Melalui sistem pembelajaran praktik lapangan yang inovatif, para pramuka penegak dan pandega dilatih agar mampu menjadi pelopor sekaligus penyambung lidah program-program kesehatan pemerintah kepada masyarakat pedesaan maupun perkotaan.
Sejak pertama kali diresmikan pada pertengahan dekade 1980-an, kontribusi nyata dari kader-kader Saka Bakti Husada terus dirasakan secara berkesinambungan.
Dalam berbagai catatan media nasional, anggota SBH kerap berada di garda depan dalam membantu menyukseskan program imunisasi nasional, mengedukasi pencegahan penyakit menular seperti demam berdarah dan malaria
Hingga ikut andil menjadi relawan kemanusiaan di garis depan selama masa-masa krisis kesehatan seperti penanganan pandemi maupun tanggap darurat bencana alam.
Melalui momentum peringatan Hari Lahir Saka Bakti Husada setiap tanggal 17 Juli, sinergi antara gerakan kepanduan dan sektor kesehatan nasional diharapkan terus tumbuh semakin kuat.
Hal ini juga sejalan dengan semangat Instruksi Presiden mengenai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).
Di mana peran aktif generasi muda kepramukaan sangat dinantikan untuk menginspirasi masyarakat luas agar senantiasa mencintai dan menerapkan pola hidup yang bersih, sehat, dan produktif demi masa depan bangsa yang lebih tangguh.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Saka Bakti Husada 17 Juli Sejarah Indonesia Bulan Juli



















