Senin, 06/07/2026 06:51 WIB

Pasca-Serangan, Penerus Pemimpin Tertinggi Iran Belum Muncul





Putra mendiang pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei belum terlihat di depan umum sejak pembunuhan ayahnya dalam serangan AS-Israel pada Februari lalu

Mojtaba Khamenei, putra Ayatollah Ali Khamenei resmi ditunjuk menjadi pemimpin tertinggi Iran (Foto: X/Nexta_tv)

Jakarta, Jurnas.com - Putra dan penerus mendiang pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei belum terlihat di depan umum sejak pembunuhan ayahnya dalam serangan AS-Israel pada Februari lalu.

Para pejabat Iran mengatakan bahwa pemimpin tertinggi yang baru, yang berusia 56 tahun, tidak akan menghadiri upacara pemakaman ayahnya yang berlangsung selama enam hari di Teheran, dengan alasan kekhawatiran keamanan di tengah ancaman Israel yang terus berlanjut untuk membunuhnya.

Khamenei muda dilaporkan terluka dalam serangan yang menewaskan ayahnya dan empat anggota keluarganya, termasuk istri dan saudara perempuannya, saudara iparnya, dan seorang keponakan perempuan berusia 14 bulan.

Meskipun tidak terlihat di depan umum, beberapa pernyataan telah dikaitkan dengan Mojtaba Khamenei di media pemerintah.

Pada tanggal 18 Juni, dalam pesan tertulis kepada bangsa Iran, Khamenei mengatakan bahwa ia telah mengesahkan MoU yang ditandatangani oleh presiden Iran dan AS, meskipun memiliki "pandangan yang berbeda" setelah menerima jaminan dari para pejabat tinggi Iran bahwa hal itu akan melindungi "hak-hak bangsa Iran dan front perlawanan".

Pada 28 Juni, dalam sebuah pesan tertulis, Khamenei menyerukan keadilan dan pertanggungjawaban atas serangan AS dan Israel terhadap Iran, termasuk pembunuhan ayahnya, dengan mengatakan: “Yang pasti adalah para penjahat harus ditangkap dan dihadapkan pada hukuman atas tindakan kriminal mereka.”

KEYWORD :

Mojtaba Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran Pemakaman Ali Khamenei




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :