Albatros ekor pendek muda di Pulau Mukojima, Jepang. (Wikimedia Commons/USFWS Endangered Species)
Jakarta, Jurnas.com - Populasi albatros ekor pendek yang terancam punah di sebuah pulau terpencil Jepang telah melampaui 10.000 ekor untuk pertama kalinya sejak spesies burung laut itu ditemukan kembali 75 tahun lalu, kata lembaga penelitian setempat.
Institut Ornitologi Yamashina menyatakan survei perkembangbiakan yang dilakukan pada Februari dan Maret menemukan 11.067 albatros ekor pendek di Pulau Torishima, pulau vulkanik di Kepulauan Izu, Samudra Pasifik.
Spesies tersebut sempat dianggap punah hingga 1951.
Jumlah tersebut meningkat 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Para peneliti juga memastikan keberadaan 1.591 anak burung.
Albatros ekor pendek (Phoebastria albatrus) termasuk satwa berstatus rentan menurut Kementerian Lingkungan Jepang.
Burung tersebut diburu secara besar-besaran untuk diambil bulunya sejak dekade 1890-an hingga awal abad ke-20.
Setelah survei pada 1949 menyimpulkan spesies itu telah punah, sekitar 10 ekor albatros ekor pendek kembali ditemukan di Pulau Torishima pada 1951.
Meski populasinya terus bertambah, aktivitas vulkanik di pulau tak berpenghuni itu masih menjadi ancaman bagi habitat perkembangbiakan burung tersebut.
Karena itu, upaya mencari lokasi perkembangbiakan yang lebih aman dan stabil tetap menjadi prioritas.
Sejak awal 2000-an, berbagai pihak telah berupaya membentuk koloni perkembangbiakan baru di Pulau Mukojima, Kepulauan Ogasawara, yang sebelumnya diketahui pernah menjadi habitat berkembang biak spesies tersebut.
Sejumlah kecil albatros juga ditemukan di Kepulauan Senkaku di Laut China Timur pada 1971.
Namun, penelitian terbaru menunjukkan burung-burung di wilayah tersebut kemungkinan merupakan spesies yang berbeda.
Sumber: Kyodo-OANA
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Populasi Albatros Albatros Ekor Pendek Spesies Burung Laut






















