Selasa, 31/03/2026 11:34 WIB

Viral Kecelakaan di Condet, PT BDH Tanggung Jawab dan Percepat Perbaikan





PT BDH buka suara soal kecelakaan di Condet dan pastikan tanggung jawab serta perbaikan permanen

Kecelakaan di Bekas Galian Condet, PT BDH Tanggung Jawab dan Percepat Perbaikan Permanen. (Foto: Jurnas/Ist).

Jakarta, Jurnas.com- Insiden kecelakaan di bekas galian proyek di Jalan Raya Condet, Jakarta Timur, tepatnya di depan Rindam Jaya, Jakarta Timur pada Selasa (24/3/2026) lalu yang sempat viral di media sosial, mendapat respons dari pihak kontraktor.

PT Buana Djaya Harapan (PT BDH) memastikan telah bertanggung jawab terhadap korban bernama Nurul Fadilah yang mengalami kecelakaan setelah terjatuh di titik bekas galian yang mengalami penurunan (amblas) sekaligus mempercepat perbaikan permanen di lokasi.
Kasus kecelakaan tersebut, bermuka ketika korban yang mengendarai sepeda motor F 5822 FDW mencoba menyalip kendaraan lain dari sisi kiri jalan.

Upaya tersebut tidak berhasil hingga Nurul Fadilah kehilangan kendali dan jatuh ke badan jalan, tepat di area bekas galian.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian pelipis serta kehilangan gigi depan. Korban kemudian langsung dievakuasi menggunakan ambulans Rindam Jaya menuju RSUD Pasar Rebo untuk mendapatkan penanganan medis.

Menanggapi kejadian tersebut, Project Manager PT Buana Djaya Harapan, Agung, menyampaikan keprihatinannya. Ia menegaskan bahwa pihak perusahaan langsung bergerak cepat untuk bertanggung jawab terhadap korban.

“Dari PT BDH kami menyampaikan prihatin atas kejadian ini. Kami sudah bertemu pihak keluarga korban dan bertanggung jawab penuh selama proses penyembuhan, termasuk memberikan santunan serta membantu biaya pengobatan dan perbaikan kendaraan,” ujar Agung kepada wartawan, Selasa (31/3/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa sebelum masa libur Lebaran, yakni pada 17–26 Maret 2026, pihaknya telah menutup seluruh bekas galian dengan pengecoran dan sebagian sudah dilakukan pengaspalan. Namun, pada salah satu titik terjadi penurunan struktur yang menyebabkan kecelakaan.
Sebagai langkah lanjutan, PT BDH langsung melakukan perbaikan di lokasi sejak hari kejadian. Proses tersebut dilanjutkan secara intensif hingga saat ini dengan standar perbaikan permanen.

“Perbaikan dilakukan dengan pemadatan ulang, pengecoran menggunakan tulangan besi, serta pengaspalan agar lebih kuat dan aman bagi pengguna jalan,” jelasnya.

Sementara Project Manager PT Air Bersih Jakarta, Topan Suwendi, juga telah turun langsung meninjau lokasi. Ia memastikan proses perbaikan berjalan sesuai standar teknis yang ditetapkan.

“Kami turut prihatin atas kejadian ini dan memastikan perbaikan dilakukan secara permanen sesuai standar agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Topan.

Sementara itu, kondisi korban dilaporkan telah membaik dan dalam waktu dekat akan diperbolehkan pulang dari RSUD Pasar Rebo. Selanjutnya, korban akan melanjutkan proses pemulihan melalui pengobatan lanjutan.
Di sisi lain, pihak PAM Jaya juga telah memberikan klarifikasi melalui kanal media sosial resminya untuk meluruskan informasi yang beredar di publik.

PT BDH menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan dan kualitas pekerjaan di lapangan demi menjaga keselamatan masyarakat serta pengguna jalan.

KEYWORD :

Buana Djaya Harapan galian proyek Perbaikan permanen




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :