Pengamat sepakbola dan pendiri Rakyat Sepakbola Indonesia (RSI) Frans Immanuel Saragih. Foto: dok. jurnas
JAKARTA, Jurnas.com - Pertandingan perdana FIFA Series sudah dimulai di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, pada Jumat (27/3/2026). Dalam pertandingan tersebut Timnas Indonesia Senior berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 4-0 melawan St Kitts and Nevis.
Sedangkan di pertandingan yang lain Bulgaria menghadapi Solomon berhasil dimenangkan Bulgaria dengan skor telak 10-2. Sehingga di partai final nanti akan bertemu Indonesia vs Bulgaria di GBK pada Senin (30/3/2026).
Pengamat Olahraga dan juga Pendiri Rakyat Sepakbola Indonesia (RSI ) Frans Immanuel Saragih menyampaikan ucapan selamat kepada Timnas Indonesia, dengan pelatih baru Jhon Herdman berhasil membuka dengan penampilan segar dan menang.
“Tetapi ada hal yang harus kita ingat, bahwa ujian Timnas sebenarnya ada partai puncak melawan Bulgaria. Kita harus waspada penuh karena Bulgaria menang dengan skor telak 10-2 saat menghadapi Solomon. Selain itu pemain Bulgaria sudah malang melintang di kompetisi Eropa.” ujar Frans di Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Menurutnya insan sepakbola boleh bahagia karena pertandingan pertama Timnas berhasil dilalui dengan manis.
“Kalau saya perhatikan pemilihan 11 pemain pertama cukup baik, sesuai dengan harapan di winning team. Yang luar biasa adalah pemain Persib Beckham Putra mampu membuat penampilan ciamik dan mengemas 2 gol,” katanya.
Selain itu, lanjut Frans, Ole Romeny berhasil menunjukkan dirinya bukan hanya sebagai pencetak gol tapi juga mampu memberikan assist dari berbagai sisi. Mauro Ziljstra akhirnya mampu memberikan gol perdananya bagi Timnas.
Lini belakang Timnas juga cukup baik dan padu, kiper Paes dan bek mampu bekerjasama dengan apik menjaga pertahanan. Sektor gelandang juga mampu memberikan aliran bola yang cukup menjanjikan. Seluruh pemain pengganti juga bisa memberikan penampilan yang baik seperti pemain sebelumnya.
“Dan Sayuri berhasil mencuri perhatian dengan gerakan gerakan terobosan yang baik bahkan mampu mencetak gol walaupun akhirnya dianulir gol tersebut. Pergerakan tanpa bola juga cukup baik dari masing masing pemain,” tutur Frans.
Memang harus diakui bahwa ada perbedaan kelas antara kedua tim, tetapi yang terpenting kemenangan ini setidaknya mampu menaikkan kepercayaan diri pemain. Sehingga saat menghadapi Bulgaria bisa masuk ke lapangan dengan rasa yakin.
“Karena ujian sesungguhnya dari FIFA Series bagi Timnas ini adalah menghadapi Bulgaria. Kita harus mampu mengimbangi bahkan memenangkannya,” pungkas Frans.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
FIFA Series Frans Saragih Timnas Senior
























