Jum'at, 20/03/2026 08:37 WIB

Ini Sejarah dan Makna di Balik Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia





20 Maret, masyarakat global secara serentak memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia atau World Oral Health Day (WOHD).

Ilustrasi - scalling gigi (Foto: Caroline LM/Unsplash)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 20 Maret, masyarakat global secara serentak memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia atau World Oral Health Day (WOHD).

Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebuah gerakan masif untuk menyadarkan penduduk bumi bahwa kesehatan rongga mulut adalah jendela utama menuju kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Bagaimana awal mula gerakan ini terbentuk dan mengapa tanggal 20 Maret dipilih sebagai puncaknya? Berikut adalah ulasan lengkapnya.

Peringatan ini diinisiasi oleh FDI World Dental Federation, sebuah organisasi yang mewakili lebih dari satu juta dokter gigi di seluruh dunia.

Awalnya, WOHD pertama kali dicanangkan pada tahun 2007 dan dirayakan setiap tanggal 12 September untuk menghormati hari kelahiran pendiri FDI, Dr. Charles Godon.

Namun, pada tahun 2013, FDI memutuskan untuk memindahkan tanggal peringatan ke 20 Maret. Perubahan ini dilakukan untuk menghindari bentrok dengan jadwal kongres tahunan mereka dan untuk memberikan identitas yang lebih kuat pada kampanye kesehatan publik yang lebih luas.

Berdasarkan catatan World Health Organization (WHO) dan FDI, makna utama dari peringatan ini adalah memutus stigma bahwa masalah gigi hanyalah soal estetika atau rasa sakit sesaat.

Penelitian medis modern secara konsisten menunjukkan keterkaitan antara infeksi gusi (periodontitis) dengan risiko penyakit sistemik yang lebih berat.

KEYWORD :

20 Maret Kalender Peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :