Kamis, 19/03/2026 16:26 WIB

Bandara Terbaik Dunia 2026, Soekarno Hatta Naik Peringkat 22





InJourney Airports menargetkan Bandara Soekarno-Hatta dapat berada di posisi 10 besar dunia pada 2029.

Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten. Foto: api/jurnas

JAKARTA, Jurnas.com – Bandara Soekarno-Hatta Tangerang dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang dikelola oleh PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) berhasil mencatatkan peningkatan peringkat dalam daftar World’s Top 100 Airports 2026 yang diumumkan oleh Skytrax pada ajang World Airport Awards di London, (18/3/2026), waktu setempat.

Bandara Soekarno-Hatta naik ke peringkat ke-22 dunia,  naik tiga posisi dari peringkat ke-25 pada 2025. Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatatkan kenaikan lima tangga dari peringkat ke-72 menjadi peringkat ke-67.

“Pencapaian dua bandara tersibuk di Indonesia ini tidak lepas dari program transformasi yang terus kami jalankan sejak tahun 2024 untuk melayani sepenuh hati dan menghadirkan layanan berstandar global. Transformasi berjalan baik berkat dukungan regulator dan seluruh pemangku kepentingan strategis termasuk pengguna jasa bandara. Kami berkomitmen menjadikan bandara sebagai wajah kebanggaan bangsa,” ujar Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi melalui keterangannya, Kamis (19/3/2026).

InJourney Airports mencanangkan transformasi yang berfokus pada peningkatan kualitas infrastruktur dan fasilitas (Premises), kolaborasi erat stakeholders (Process), dan layanan personel berstandar global (People), guna menghadirkan journey experience berkelas dunia bagi travelers.

Peringkat kedua bandara terus menunjukkan tren peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Bandara Soekarno-Hatta naik dari peringkat ke-28 pada 2024, menjadi ke-25 pada 2025, dan kini tembus ke posisi 22 dunia. Sementara itu, Bandara I Gusti Ngurah Rai dari peringkat ke-74 pada 2024, ke-72 pada 2025, dan kini di posisi ke-67.

Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir mengatakan, “Tren peningkatan ini menunjukkan konsistensi perbaikan layanan dalam tiga tahun terakhir, dan menandakan bahwa  transformasi bandara berjalan pada jalur dan arah yang tepat.”

Di Bandara Soekarno-Hatta, hasil dari transformasi antara lain beautifikasi Terminal 3, diresmikannya Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F oleh Presiden Prabowo Subianto, serta dioperasikannya kembali Terminal 1C yang kini memiliki wajah baru memadukan unsur modern dan sentuhan tradisional khas Indonesia.

Sementara di Bandara I Gusti Ngurah Rai dilakukan optimalisasi fasilitas, perluasan akses jalan, penambahan fasilitas taman air, pengoperasian gedung jembatan penyeberangan orang (JPO) yang estetis dan megah untuk menghubungkan terminal dengan area parkir kendaraan. Pada area JPO juga terdapat titik penjemputan yang didesain sangat nyaman.

 

Pencapaian lain

Kesuksesan pada World’s Top 100 Airports 2026 turut membawa Bandara Soekarno-Hatta naik peringkat dalam daftar bandara terbaik Asia, dari ke-9 menjadi ke-8. Sementara dalam daftar Best Airport 2026: 60 to 70 Million Passengers, bandara ini bercokol di peringkat ke-2 dari sebelumnya ke-3.

Bandara Soekarno-Hatta juga berhasil menjadi Top 10 pada masing-masing untuk kategori Best Airport Staff in Asia 2026 dan World’s Best Immigration Service 2026.

World Airport Awards yang digelar Skytrax merupakan ajang prestisius di industri kebandarudaraan global. Penilaian dilakukan antara lain melalui World Airport Survey terhadap penumpang pesawat dan pengguna jasa bandara dari lebih dari 100 negara.

Survei dilakukan pada Agustus 2025 hingga Februari 2026, untuk mengevaluasi customer experience terhadap layanan bandara, mulai dari check in, kedatangan, transit, area komersial, keamanan/imigrasi hingga gate keberangkatan.

InJourney Airports menargetkan Bandara Soekarno-Hatta dapat berada di posisi 10 besar dunia pada 2029. Pada tahun yang sama, Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai ditargetkan meraih Airport Council International Customer Experience Accreditation Level 5.

KEYWORD :

Bandara terbaik Soekarno Hatta Mohammad R Pahlevi




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :