Krisis generasi muda korsel ( Foto : CNBC )
Jakarta, Jurnas.com - Korea Selatan kini tengah menghadapi masalah sosial berupa krisis populasi. Pasalnya, angka kelahiran di Negeri Ginseng ini anjlok drastis karena banyak anak muda menunda atau menyerah untuk menikah dan memiliki anak.
Mengutip The Korea Herald, tercatat hanya ada 249 ribu bayi yang lahir pada 2022. Angka kelahiran tersebut menunjukkan penurunan sebesar 4,4 persen bila dibandingkan dengan 2021.
Selama lima tahun berturut-turut, angka fertilitas di Negeri K-Pop tetap berada di bawah satu. Akibatnya, Korsel menjadi satu-satunya negara dengan tingkat kesuburan terendah dibanding negara anggota Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) lain.
Professor and Head of Center for ASEAN-Indian Studies at the Institute of Foreign Affairs and National Security di Seoul, Choe Wongi mengungkapkan, bahwa krisis generasi muda ini adalah masalah besar yang tengah dihadapi Korea. Meski begitu, menurutnya, tantangan ini justru menghadirkan kesempatan baru bagi pekerja asing untuk datang ke Korea.
Dia mencontohkan, banyak universitas di Korea Selatan yang menawarkan program vokasi. Hanya saja, rendahnya angka kelahiran membuat populasi generasi muda Korea tergerus.
Akibatnya, banyak kampus yang juga kesulitan mendapat mahasiswa baru. Di sinilah, kesempatan yang bisa dimanfaatkan Indonesia untuk masuk mengikuti program vokasi di Korea Selatan.
Adapun sektor kerja sama yang menjadi prioritas Korea Selatan saat ini antara lain energi terbarukan dan ekonomi digital.
Sementara itu, Jaeyeon Moon, salah seorang jurnalis di Hankook Ilbo Media Group, menyampaikan bahwa krisis generasi muda membuat masyarakat Korea bertransformasi menjadi digital society.
Apalagi, semakin banyak teknologi Artificial Intelligence (AI) dimanfaatkan oleh industri manufaktur. Meski begitu, tetap saja, masih banyak sektor yang membutuhkan sentuhan manusia.
Karena itu, pihaknya juga setuju bahwa Korea dan Indonesia bisa mempererat relasi diplomatik mereka lewat pertukaran pekerja untuk program vokasi. Kerjasama ini bisa menjadi solusi yang sama-sama menguntungkan untuk kedua negara.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Korea Selatan Indonesia Krisis Populasi

























