TikTok Ilustrasi. (Foto: Dok. Tekno Kompas)
JAKARTA, Jurnas.com - Chief Executive Officer (CEO) TikTok, Shou Zi Chew berencana menginvestasikan miliaran dolar di Asia Tenggara selama beberapa tahun ke depan.
Chew mengatakan dalam sebuah acara yang diadakan di Indonesia bahwa konten TikTok menjadi lebih beragam karena menambah lebih banyak pengguna dan berekspansi ke e-commerce. TikTok dimiliki oleh ByteDance China.
Asia Tenggara adalah salah satu pasar terbesar TikTok dalam hal jumlah pengguna. Namun, platform tersebut belum menerjemahkan basis pengguna yang besar menjadi sumber pendapatan e-commerce utama karena menghadapi persaingan sengit dari saingan yang lebih besar dari Shopee milik Sea, Lazada milik Alibaba, dan Tokopedia milik GoTo.
Platform e-commerce TikTok memungkinkan konsumen membeli barang melalui tautan di aplikasi selama streaming langsung.
Chew mengatakan TikTok memiliki 8.000 karyawan di Asia Tenggara dan 2 juta pedagang kecil yang menjual dagangan mereka di platformnya, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Sumber: Reuters
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
CEO TikTok Shou Zi Chew Asia Tenggara Asia Tenggara

























