Sabtu, 25/04/2026 01:22 WIB

Ukraina Bantah Pasukan Rusia Kuasai Kota Soledar





Pasukan Ukraina tidak mengizinkan pasukan Rusia menerobos garis depan.

Sebuah tank menembakkan peluru, di tengah serangan Rusia ke Ukraina, di Soledar, wilayah Donetsk, Ukraina, dalam tangkapan layar ini dirilis pada 8 Januari 2023 dan diperoleh dari video media sosial oleh Reuters pada 10 Januari 2023. (Foto: Penjaga Perbatasan Negara Layanan Ukraina/melalui REUTERS)

JAKARTA, Jurnas.com - Militer Ukraina membantah pasukan Rusia telah menguasai kota Soledar, Ukraina Timur dan mengatakan intensitas pertempuran di daerah itu dapat dibandingkan dengan pertempuran dalam Perang Dunia II.

Juru bicara komando militer timur, Serhiy Cherevatyi mengatakan kepada televisi Ukraina bahwa pasukan Ukraina tidak mengizinkan pasukan Rusia menerobos garis depan.

"Kota ini tidak berada di bawah kendali Federasi Rusia. Ada pertempuran sengit yang sedang terjadi sekarang," kata dia. "Ada situasi rumit di sana."

Dia mengatakan, komando militer sekarang sedang bekerja untuk menstabilkan situasi dengan dampak maksimum bagi musuh dan kerugian minimum bagi Ukraina.

Kelompok tentara bayaran Rusia Wagner mengatakan telah menguasai Soledar, sebuah kota tambang garam di dekat kota Bakhmut di mana pertempuran juga berlangsung sengit saat Rusia mencoba merebut seluruh wilayah Donbas di Ukraina timur.

"Intensitas pertempuran di dekat Bakhmut dapat dibandingkan dengan Perang Dunia II," kata Cherevatyi.

Cherevatyi mengatakan pasukan Rusia masih memiliki banyak senjata era Soviet dan menggunakan kendaraan lapis baja era Soviet dengan beberapa elemen modern.

"Mitra kami memberi kami senjata yang lebih modern," katanya, seraya menambahkan bahwa senjata Barat lebih tepat dan memberi keuntungan bagi Ukraina.

Sumber: Reuters

KEYWORD :

Perang Rusia Ukraina Perang Dunia II




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :