Rabu, 22/04/2026 11:17 WIB

Jerman Ketar-ketir Pasokan Gas Cadangan Menipis





Jerman Ketar-ketir Pasokan Gas Cadangan Menipis

Peta jalur pipa gas Nord Stream 1 dan Nord Stream 2 (Foto: ABC)

Berlin, Jurnas.com - Presiden Badan Jaringan Federal Jerman, Klaus Mueller, mengatakan negaranya hampir pasti akan gagal memenuhi target cadangan gas, sebab menghadapi tekanan pasokan Rusia.

"Saya tidak berharap kami mencapai tujuan cadangan kami berikutnya secepat yang pertama," kata Mueller dikutip dari AFP pada Kamis (18/8).

Dia mengatakan patokan berikutnya yakni kapasitas 85 persen pasokan yang harus dipenuhi pada 1 Oktober, bukan saja tidak mungkin melainkan dinilai sangat ambisius.

"Kami gagal mencapai tingkat rata-rata 95 persen pada 1 November di semua proyeksi kami," tegas dia.

"Hampir tidak ada peluang untuk mencapai itu karena beberapa situs penyimpanan dimulai pada tingkat yang sangat rendah," lanjut dia.

Terkait sulitnya mendapatkan gas dari Rusia, Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck menguraikan serangkaian target bulan lalu untuk stok gas mencapai 95 persen pada 1 November menjelang musim dingin Jerman.

Saat itu cadangan gas mencapai sekitar 65 persen dari kapasitas, dan Jerman akhir pekan lalu mencapai 75 persen dua minggu lebih cepat dari jadwal.

Namun, Mueller memperingatkan warga ekonomi top Eropa bahwa tidak akan ada alternatif untuk menghemat energi.

"Ini bukan hanya tentang satu musim dingin tetapi setidaknya dua. Dan musim dingin kedua bisa lebih sulit," ujar dia.

"Kita harus menghemat banyak bahan bakar setidaknya untuk satu tahun lagi. Untuk menjelaskannya: ini akan menjadi setidaknya dua musim dingin yang menegangkan," sambung dia.

Diketahui, Jerman sangat bergantung pada gas Rusia dan pengirimannya menurun tajam di tengah ketegangan perang Ukraina.

Aliran gas turun menjadi 20 persen dari kapasitas pipa utama Nord Stream pada Juli, karena UE menuduh Moskow menggunakan energi sebagai senjata dalam konflik tersebut.

Tagihan energi rumah tangga akan melonjak musim dingin ini sementara kekurangan energi diperkirakan akan menghambat pertumbuhan ekonomi.

KEYWORD :

Jerman Gas Rusia Musim Dingin




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :