Minggu, 19/05/2024 02:19 WIB

Lelang 6 Blok Migas, Pemerintah Yakinkan Investor

Lelang 6 Blok Migas, Pemerintah yakinkan investor dengan cara ini

Illustrasi Blok Migas atau Wilayah Kerja Migas di perairan Aceh. (Humas Kementerian ESDM)

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) optimis lelang enam blok minyak dan gas (migas) pada penawaran tahap pertama tahun 2022 akan diminati investor baik dalam maupun luar negeri. Pemerintah telah mengubah term and condition lelang blok atau Wilayah Kerja (WK) kali ini agar lebih menarik investor.

Hal itu, disampaikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji, dalam keterangannya diterima di Jakarta, Jumat (22/7/2022).

Perubahan itu meliputi perbaikan profit split kontraktor dengan mempertimbangkan faktor risiko WK, signature bonus terbuka untuk ditawar, First Tranche Petroleum (FTP) menjadi 10 persen shareable, penerapan harga Domestic Market Obligation (DMO) 100 persen selama kontrak.

Kemudian, memberikan fleksibilitas bentuk kontrak bisa Procuction Sharing Contract (PSC) cost recovery atau PSC gross split. Selain itu ketentuan baru relinquishment (tidak ada pengembalian sebagian area di tahun ketiga kontrak), kemudahan akses data melalui mekanisme membership Migas Data Repository (MDR).

Lalu pemberian insentif dan fasilitas perpajakan sesuai peraturan yang berlaku. "Kita ubah (term and condition) supaya lebih menarik. Kalau pajak-pajak, nanti kita buka diskusi," kata Ariadji

Terhadap perubahan-perubahan tersebut, lanjutnya, sudah ada sinyal-sinyal positif dari investor. Meski demikian pemerintah tetap terbuka untuk berdiskusi agar semakin banyak investor yang tertarik berinvestasi di Indonesia. "Untuk lelang yang direct offer/joint study itu ada perusahaan multinasional (sebagai peserta). Nanti, kita umumkan sekitar September," ujar Ariadi.

Keenam WK itu terdiri atas tiga WK yang ditawarkan melalui mekanisme penawaran langsung dan tiga lewat lelang reguler. Ketiga WK yang ditawarkan langsung itu adalah satu WK eksploitasi yakni Bawean dan dua WK eksplorasi yaitu Offshore North West Aceh (Meulaboh) dan Offshore South West Aceh (Singkil).

Akses bid document Bawean mulai 20 Juli 2022 sampai 19 Agustus 2022 dan batas waktu pemasukan dokumen partisipasi pada 23 Agustus 2022. Sedangkan untuk Offshore North West Aceh dan Offshore South West Aceh, akses bid document mulai 20 Juli 2022 sampai 2 September 2022 dengan batas waktu pemasukan dokumen partisipasi pada 6 September 2022.

Untuk tiga blok migas yang ditawarkan melalui lelang reguler adalah Arakundo, Bengara I, dan Maratua II. Dengan jadwal lelang reguler adalah akses bid document mulai 20 Juli 2022 sampai 15 November 2022 dan batas waktu pemasukan dokumen partisipasi pada 17 November 2022.

Bagi badan usaha dan bentuk usaha tetap yang berminat, registrasi dan akses bid document dilakukan melalui website online lelang Wilayah Kerja Migas sesuai dengan jadwal yang ada di https://esdm.go.id/wkmigas.

KEYWORD :

ESDM Tutuka Ariadji WK Migas investor




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :