Ekspresi Pep Guardiola saat timnya mengalami kekalahan (foto: Sportmole)
London, Jurnas.com - Pelatih Pep Guardiola memperingatkan para punggawa Manchester City, bahwa mereka harus berjuang untuk setiap pertandingan jika ingin memenangkan gelar Liga Inggris.
Keunggulan juara bertahan di puncak klasemen dipangkas menjadi enam poin pada Minggu (20/2) kemarin, usai The Citizen menderita kekalahan 3-2 di kandang dari Tottenham Hotspurs.
Guardiola memiliki 12 pertandingan tersisa untuk dimainkan di papan atas Inggris, dan mantan pelatih Barcelona itu menegaskan timnya tidak akan memiliki perjalanan yang mudah menuju gelar.
Ini Bedanya Manajer dan Pelatih di Liga Inggris
"Kami harus berjuang untuk setiap pertandingan dan setiap pertandingan yang akan kami menangkan, kami akan semakin dekat," kata Guardiola dikutip dari Goal pada Senin (21/2).
"Saya katakan beberapa pekan lalu kami harus mengumpulkan banyak poin untuk menjadi juara, dan inilah yang akan kami coba lakukan," imbuh dia.
"Saya tidak pernah mengatakan perburuan gelar sudah berakhir. Itu normal. Pada bulan Januari dan Februari tim-tim di bawah memenangkan pertandingan mereka karena semua orang berjuang untuk segalanya. Ini akan sulit. Kami tahu itu."
Sebelumnya, City menjalani 13 pertandingan berturut-turut tanpa kekalahan, hingga akhirnya takluk di tangan tim asuhan Antonio Conte.
Dejan Kulusevski membuka skor bagi tim tamu hanya empat menit, tetapi Ilkay Gundogan menyamakan kedudukan bagi City sebelum turun minum.
Setelah Harry Kane mengembalikan keunggulan Spurs, Riyad Mahrez mengira dia telah memastikan satu poin bagi tuan rumah, ketika mengonversi penalti di akhir pertandingan. Sayangnya, Kane mencetak gol lagi untuk menutup kemenangan di masa tambahan waktu.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Manchester City Pep Guardiola Liga Inggris






















