Selasa, 27/10/2020 13:46 WIB

Gibran, Dhito, dan Made Kembang Jagoan Muda di Pilkada 2020

Bekerja saja, tunjukkan kinerjamu. Jangan dengarkan yang meragukan

Dhito Pramono, Calon Bupati Kediri, Putra Pramono Anung

Jakarta, Jurnas.com - Sosok Gibran Rakabuming, I Made Kembang Hartawan, dan Hanindhito Himawan Pramana akan menghiasi kontestasi Pilkada Serentak 2020 dari kalangan pemuda milenial.

Made Kembang Hartawan adalah calon bupati Jembrana, Bali, yang walau masih berusia muda, namun sudah berpengalaman di politik dengan pernah duduk di DPRD hingga menjadi wakil bupati.

Sementara Hanindhito sejak usia 7 tahun kerap bersinggungan dengan kegiatan sosial dan politik. Sebab ayahnya, Pramono Anung, sudah membawa Dhito kecil ke berbagai kegiatan partai. Kini Dhito memenuhi panggilan hatinya dengan maju sebagai calon kepala daerah di Kediri.

Adapun Gibran sempat mengejutkan karena memilih jalur politik menjadi Calon Walikota Solo. Sebelumnya ia berkecimpung di dunia usaha pisang goreng.

"Yang jelas semua ini menunjukkan bagaimana PDI Perjuangan membuka diri dalam kepemimpinan baik yang berasal dari dalam ataupun kepemimpinan yang diperoleh melalui proses rekrutmen," kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat membuka diskusi virtual di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2020).

Dalam diskusi yang menghadirkan Gibran, Dhito, dan Kembang itu, Hasto menyebut sosok seperti Gibran, Dhito, maupun Kembang, seharusnya menjadi inspirasi bagi kaum muda Indonesia agar mau terjun berpolitik.

"Bahwa politik itu luas, tidak hanya politik kekuasaan. Tetapi juga politik ekonomi, politik dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi menuju jalan berdikari," paparnya.

Sementara itu, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, yang hadir sebagai narasumber memberikan sedikit saran untuk Gibran dan kawan-kawan.

"Tantangan pertama adalah biasanya ditanya, karena usia kita muda, bisamu apa, pengalamanmu apa. Enggak usah tanggapi begitu, bekerja saja tunjukkan kinerjamu. Jangan dengarkan yang meragukan," kata Hendi.

Ia juga meminta agar Gibran, Dhito, dan Kembang agar bersyukur diusung dari PDIP. Hendi merasa beruntung, karena meskipun tak pernah berpengalaman politik, tapi saat ditugasi menjadi calon kepala daerah, diwajibkan mengikuti sekolah partai.

Di sekolah partai ia diajari cara me-manage APBD, ideologi partai, sejarah perjuangan partai, yang nanti diimplementasikan saat memimpin di daerah.

"Saya ingat salah satu mentor kami, Mas Djarot Saiful Hidayat. Beliau bilang, jangan lupa Hendi, APBD harus pro poor dan banyak gunakan untuk belanja langsung, bukan belanja tak langsung. Karena belanja langsung esensinya membangun kota. Dan itulah yang kita lakukan di Semarang," beber Hendi.

"Lalu berkali-kali soal anggaran pro-poor ditekankan. Dimana masyarakat kecil bisa merasakan kehadiran pemerintah. Dari orang lahir sampai meninggal Pemkot Semarang harus hadir. Jadi melahirkan itu gratis, imunisasi gratis. Sekolah TK, SD, SMP gratis. Swasta sudah 40 sekolah digratiskan," ungkap Hendi.

TAGS : Made Kembang Gibran Rakabuming Raka Pilkada Serentak 2020




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :