Selasa, 04/08/2020 15:09 WIB

Save The Children: 10 Juta Siswa Terancam Putus Sekolah

Sekitar 10 juta siswa di seluruh dunia terancam putus sekolah akibat pandemi virus corona baru (Covid-19). Demikian laporan badan amal Inggris, Save the Children pada Senin (13/7).

Ilustrasi masuk sekolah (Foto: ctaagency)

London, Jurnas.com - Sekitar 10 juta siswa di seluruh dunia terancam putus sekolah akibat pandemi virus corona baru (Covid-19). Demikian laporan badan amal Inggris, Save the Children pada Senin (13/7).

Save the Children mengutip data UNESCO yang menunjukkan bahwa pada April lalu 1,6 miliar siswa belajar dari rumah sebagai upaya menekan angka penularan Covid-19. Jumlah itu sekitar 90 persen dari seluruh populasi siswa di dunia.

"Untuk pertama kalinya dalam sejarah manusia, seluruh generasi anak-anak di seluruh dunia mengalami gangguan pendidikan," kata lembaga itu dalam laporan `Save our Education` dikutip dari AFP.

Dikatakan, kejatuhan ekonomi dari krisis ini dapat memaksa 90 hingga 117 juta anak-anak ke dalam jurang kemiskinan, dengan efek langsung pada penerimaan sekolah.

Dengan banyaknya anak muda yang dituntut untuk bekerja atau anak perempuan yang dipaksa menikah dini untuk menghidupi keluarga mereka, kondisi ini dapat menyebabkan 9,7 juta anak putus sekolah secara permanen.

Save the Children juga memperingatkan bahwa krisis itu dapat menyisakan defisit anggaran pendidikan sebesar US$77 miliar, di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah pada akhir 2021.

"Sekitar 10 juta anak mungkin tidak pernah kembali ke sekolah, ini adalah darurat pendidikan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan pemerintah harus segera berinvestasi dalam belajar," kata kepala eksekutif Save the Children Inger Ashing.

"Alih-alih, kita beresiko pemotongan anggaran yang tak tertandingi yang akan melihat ketimpangan yang ada meledak antara si kaya dan si miskin, dan antara anak laki-laki dan perempuan," lanjut dia.

Save the Children juga mendesak kreditor komersial untuk menunda pembayaran utang untuk negara-negara berpenghasilan rendah, sebuah langkah yang dinilai dapat membebaskan US$14 miliar untuk program pendidikan.

"Jika kita membiarkan krisis pendidikan ini berlangsung, dampaknya pada masa depan anak-anak akan bertahan lama," kata Ashing.

"Janji yang telah dibuat dunia untuk memastikan semua anak memiliki akses ke pendidikan berkualitas pada tahun 2030, akan mundur beberapa tahun," tandas Ashing.

TAGS : Putus Sekolah Save the Children Dampak Covid-19




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :