Minggu, 05/07/2020 14:10 WIB

Alat Tes Virus Corona Buatan Iran Siap Dipasarkan Secara Global

Perusahaannya yang berbasis pengetahuan sudah memproduksi secara massal alat tes diagnostik virus corona dan sedang menunggu izin.

Virus corona (Foto: Press TV)

Teheran, Jurnas.com - Perusahaan Iran mengatakan, kit uji diagnostik virus corona yang dikembangkan dalam negeri sudah siap dipasarkan. Perusahaan tersebut mampu menyediakan 80.000 kit setiap minggu ke laboratorium yang direkomendasikan kementerian Kesehatan negara tersebut.

Manajer pengembangan bisnis di Pishtaz Teb Zaman Diagnostics, Vahid Younesi mengatakan, tim penelitian dan pengembangan di perusahaannya mulai bekerja pada produksi alat tes laboratorium asli untuk virus corona baru, setelah kasus pertama dikonfirmasi di Iran bulan lalu.

"Para peneliti dan spesialis di firma ini bekerja sepanjang waktu dan sangat keras dalam masalah ini dan sudah menggunakan instruksi ditambah pengalaman dunia, terutama dua negara perintis Amerika Serikat (AS) dan CHina dalam pembuatan alat uji diagnostik coronavirus," katanya.

Younesi menambahkan bahwa Diagnostik Pishtaz Teb Zaman dapat memasok laboratorium yang direkomendasikan dengan 80.000 kit setiap minggu, dan menyatakan kesiapannya untuk mengirimkan 400.000 kit dalam bulan kalender Persia berikutnya (20 April - 20 My).

"COVID-19 akan didiagnosis dengan benar pada pasien yang dicurigai. Kemudian produk Kit ini akan mencari genom virus (virus), dan hasilnya akan keluar setelah proses diagnosis selesai," katanya.

Younesi mengatakan, perusahaannya yang berbasis pengetahuan sudah memproduksi secara massal alat tes diagnostik virus corona dan sedang menunggu izin yang tepat untuk distribusi di antara laboratorium yang disetujui kementerian kesehatan Iran.

"Kit uji virus corona Iran persis sama dengan yang dibuat asing sehubungan dengan ketepatan, fungsi dan waktu diagnosis ... Ini akan memakan waktu dua jam untuk hasil tes untuk keluar," katanya.

Beberapa perusahaan bioteknologi lain di Iran sudah mengembangkan kit pengujian untuk coronavirus di tengah pembatasan impor alat diagnostik yang muncul sebagai akibat dari sanksi AS.

Pemerintah mengatakan akan menghabiskan semua sumber dayanya untuk memastikan akan ada alat pelindung dan peralatan vital yang memadai untuk menanggapi wabah koronavirus di negara ini.

Washington menerapkan kembali sanksi terhadap Iran pada 2018 setelah meninggalkan perjanjian nuklir yang disahkan PBB dengan Republik Islam dan lima kekuatan utama lainnya - Inggris, Prancis, Rusia dan Cina plus Jerman.

Washington mengklaim bahwa mereka telah membebaskan bahan makanan dan obat-obatan dari larangan itu, sesuatu yang sepenuhnya diperselisihkan oleh Teheran.

TAGS : Alat Tes Virus Coroan Pandemi Global Pemerintah Iran




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :