Minggu, 08/12/2019 15:50 WIB

Mendagri Katalonia Sebut Penundaan El Clasico Bukan Karena Masalah Keamanan

Menteri Dalam Negeri Katalonia, Miquel Buch menjelaskan bahwa El Clasico dapat terjadi pada tanggal 26 Oktober yang asli, meskipun ada kekhawatiran akan keamanan.

Punggawa Real Madrid, Sergio Ramos memeluk Pemain Barcelona, Lionel Messi (foto: Marca)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Dalam Negeri Katalonia, Miquel Buch menjelaskan bahwa El Clasico dapat terjadi pada tanggal 26 Oktober meskipun ada kekhawatiran akan keamanan.

Awalnya ada ketidaksepakatan tentang penundaan El Clasico, tetapi pada akhirnya Real Madrid dan Barcelona sepakat bahwa 18 Desember akan menjadi pilihan terbaik.

"Pertandingan akan dimainkan pada 18 Desember dan bisa dimainkan pada 26 November," kata Buch kepada Cadena SER dilansir Marca.

"Keamanan terjamin. Jika ditunda, bukan itu sebabnya," tambahnya.

Pada Selasa malam, Barcelona menjamu Real Valladolid di Camp Nou, dengan dua spanduk ditampilkan mendukung kebebasan tahanan politik dan kemerdekaan Catalan.

Keduanya muncul dengan warna kuning dan dengan dukungan Majelis Nasional Catalan, Omnium Cultural, disertai dengan nyanyian "kebebasan" dan "kemerdekaan".

Ini adalah pertandingan pertama di Camp Nou sejak penundaan El Clasico, yang akan dimainkan Sabtu lalu.

Kelompok-kelompok pro-kemerdekaan telah meminta orang untuk mengibarkan bendera Catalan selama pertandingan melawan Valladolid, sehingga mereka dapat ditampilkan saat para pemain keluar ke lapangan.

Selama pertandingan Valladolid, ada juga nyanyian untuk Buch, mengundurkan diri saat ia duduk di bangku direktur di Camp Nou.

TAGS : Klub Barcelona Laga El-Clasico Pemerintah Spanyol




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :