Selasa, 07/04/2020 14:12 WIB

China Lebih Suka Konsultasi ke Iran soal Perdamaian Timur Tengah

Beijing sangat mementingkan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah dan ingin terus berkonsultasi dengan Iran dalam hal ini.

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif (kanan) bertemu dengan utusan khusus China untuk urusan Timur Tengah Zhai Jun di Teheran pada 22 Oktober 2019. (Foto: kantor berita Fars)

Teheran, Jurnas.com - Utusan khusus China untuk urusan Timur Tengah Zhai June mengatakan, Beijing sangat mementingkan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah dan ingin terus berkonsultasi dengan Iran dalam hal ini.

June mengatakan hal itu saat bertemu Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif di Teheran, di mana kedua belah pihak bertukar pandangan tentang masalah-masalah bilateral dan regional yang penting.

Selama pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyoroti hubungan strategis antara Teheran dan Beijing.

Zarif merujuk pada inisiatif perdamaian regional baru Presiden Iran Hassan Rouhani, dijuluki Hormuz Peace Endeavour (HOPE), dan mengatakan Teheran menyambut peran positif Beijing dalam memastikan perdamaian dan stabilitas regional.

Dalam pidatonya di Majelis Umum ke 74 pada 25 September, Rouhani mengatakan, Peace Endeavour (HOPE) bertujuan mengkampanyerkan perdamaian, stabilitas, kemajuan dan kemakmuran negara-negara pesisir dan membantu mencapai tujuan dengan saling memahami dan membangun hubungan yang damai dan bersahabat di antara mereka .

Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri China di Beijing akhir Agustus, Zarif mengatakan ketidakpedulian terhadap hukum internasional telah meningkat selama beberapa tahun terakhir. Hal inilah jadi alasan untuk meningkatkan kerja sama internasional antara Iran dan Cina.

"Kurangnya perhatian terhadap peraturan internasional dan penghinaan terhadap hukum internasional telah meningkat dan inilah mengapa kedua negara Iran dan China, sebagai teman lama, perlu memperluas kerjasama bilateral mereka," kata Zarif

TAGS : Perdamaian Timur Tengah Mohammad Javad Zarif Diplomat China Zhai June




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :