Selasa, 28/05/2024 23:02 WIB

Pemimpin Tertinggi Iran Kecam Menlu Usai Rekaman Pernyataan Bocor

Rekaman pernyataan yang bocor itu mencakup pernyataan Zarif soal mendiang Jendral Qassem Soleimani yang berpengaruh dan tewas dalam serangan pesawat nirawak Amerika di Irak tahun lalu, juga kecaman terhadap kebijakan Iran di Suriah dan hubungannya dengan Rusia.

Ayatollah Khamenei bertemu dengan sekelompok pejabat haji di Teheran, 20 Januari 2020. (Press TV)

Teheran, Jurnas.com - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei mengecam pernyataan Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif yang bocor, tentang penilaian blak-blakan soal pertarungan kekuasaan di negara itu.

Rekaman pernyataan yang bocor itu mencakup pernyataan Zarif soal mendiang Jendral Qassem Soleimani yang berpengaruh dan tewas dalam serangan pesawat nirawak Amerika di Irak tahun lalu, juga kecaman terhadap kebijakan Iran di Suriah dan hubungannya dengan Rusia.

Dalam pidato yang disiarkan di stasiun televisi pemerintah, Ayatollah Khamenei mengecam Zarif karena menyampaikan pernyataan yang menyimpang dari sikap resmi Iran, meskipun ia tidak menyebut nama.

"Itu suatu kesalahan besar yang seharusnya tidak dibuat oleh seorang pejabat Republik Islam Iran," tegas Ayatollah Khamenei seperti disadur dari VOA.

Zarif telah minta maaf atas pernyataan yang memicu kecaman politik di Iran kurang dari dua bulan sebelum pemilu presiden.

Beberapa minggu ini memuncak spekulasi bahwa Zarif, yang mungkin merupakan pejabat Iran yang paling dapat dikaitkan dengan perjanjian nuklir yang berantakan itu, akan menantang tokoh-tokoh garis keras dalam pemilu presiden mendatang.

Kecaman keras Khamenei terhadap Zarif memicu keraguan tentang kemungkinan adanya ambisi politik menjelang pemilu presiden, sementara Dewan Wali - sebuah badan yang beranggotakan ulama-ulama senior dan pakar hukum yang menjabat di bawah kepemimpinan Khamenei – mengkaji kandidat-kandidat yang mencalonkan diri.

Zarif sendiri telah bersikeras bahwa tidak akan bertarung dalam pemilu presiden Juli nanti.

KEYWORD :

Iran Ayatollah Ali Khamene Mohammad Javad Zarif




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :