Sabtu, 25/01/2020 15:47 WIB

Kronologi Pesawat Lion Air Jatuh di Tanjung Karawang

Pesawat Lion Air JT-610 dengan rute Jakarta-Pangkalpinang jatuh di daerah Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) pagi. Bagaimana kronologi jatuhnya pesawat tersebut?

Ilustrasi Pesawat Lion Air

Jakarta - Pesawat Lion Air JT-610 dengan rute Jakarta-Pangkalpinang jatuh di daerah Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) pagi. Bagaimana kronologi jatuhnya pesawat tersebut?

Kepala Basarnas Marsekal Muda TNI M Syaugi menjelaskan, pesawat Lion Air JT-610 itu terbang dari Bandar Udara Soekarno Hatta menuju Bandar Udara Depati Amir di Pangkal Pinang.

Menurutnya, pesawat dengan rute Jakarta-Pangkalpinang itu terakhir kali tertangkap radar pada titik koordinat 05 46.15 S-107 07.16 E. Pesawat berangkat pada pukul 06.10 WIB dan sesuai jadwal akan tiba di Pangkalpinang pada Pukul 07.10 WIB.

"Jadi jam 06.55 pagi hilang kontak. Setelah kita terima info itu, kita cross check ke ATC dan Lion Air betul pesawat itu betul terbang dan lost contact," kata Syaugi, di kantornya, Jakarta, Senin (29/10).

Diperkirakan, pesawat tersebut jatuh di Tanjung Kerawang sekitar 13 menit setelah lepas landas pada pukul 06.10 WIB. Lokasi hilangnya kontak pesawat berada di 25 mil laut dari Tanjung Priok atau 11 mil laut dari Tanjung Kerawang.

Lalu, berdasarkan informasi yang diperoleh pesawat kehilangan kontak ketika berada di ketinggian 2.500 meter di atas permukaan laut. Setelah mendapatkan informasi itu, pihaknya langsung meluncurkan armada untuk menemukan titik pesawat.

"Begitu sampai di lokasi ada puing-puing pesawat, ada pelampung, handphone, dan ada beberapa potongan (badan)," kata Syaugi.

Menurutnya, Basarnas langsung mengerahkan beberapa helikopter untuk mencari korban jiwa di kedalaman laut 30-35 meter tersebut. Tim penyelam kemudian dikerahkan untuk menyelamatkan penumpang dan kru sebanyak 189 jiwa.

Sementara itu, Kepala Bagian Kerjasama dan Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Sindu Rahayu mengatakan, pesawat Lion Air JT-610 sempat meminta untuk kembali ke landasan setelah take off pukul 06.10 WIB.

"Pesawat sempat meminta return to base sebelum akhirnya hilang dari radar," kata Sindu dalam rilisnya.

Sindu merinci pesawat yang membawa 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak dan 2 bayi dengan 2 Pilot dan 5 Fligt Attendat sampai saat ini hilang kontak selama kurang lebih 3 jam.

"Pesawat itu membawa 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak dan 2 bayi dengan 2 Pilot dan 5 FA (flight attendant) sampai saat ini telah hilang kontak selama kurang lebih 3 jam," kata Sindu.

TAGS : Pesawat Jatuh Lion Air Maskapai Penerbangan




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :