Syuriyah PWNU Jabar, KH. Syihabuddin Ahmad
Oleh: KH. Syihabuddin Ahmad (Syuriyah PWNU Jabar)
Dalam kasus Habib Rizieq, saya kira harus belajar kepada Gus Dur, semua dijalani dengan tabah, tidak melibatkan pendukungnya yang puluhan juta.Gus Dur berkata: "Biar saya saja yang menelan ini sendiri, jangan ada darah menetes hanya untuk jabatan."Meskipun ratusan ribu siap berani mati bela Gus Dur, tapi Gus Dur justru meminta pendukungnya bersabar jangan membuat onar dan jangan ada kekerasan.Baca juga :
Penganugerahan Gelar Pahlawan pada Gus Dur
Kita masih ingat kasus yang dialamatkan kepada Gus Dur yakni kasus Buloggate-Bruneigate, padahal sudah jelas kasus ini direkayasa secara politik oleh Akbar Tanjung, Bahtiar Khamsa, Surya Darma Ali dan koboi senayan.Sedangkan rekayasa hukum diprakarsai oleh mantan kapolri Rusydi Harjo. Selanjutnya, penggiring opini publik seolah Gus Dur bersalah dimotori oleh Andi Malarangeng, sehingga ujungnya bisa kita tebak, Gus Dur dijatuhkan dari Kursi RI 1. Apa reaksi Gus Dur? Kyai Nyentrik ini hanya bilang: "Nanti sejarah yang akan membuktikan! jangan membuat kekerasan!"
Penganugerahan Gelar Pahlawan pada Gus Dur
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Gus Dur Amien Rais Rizieq Shihab FPI



























