Politisi Partai Gerindra, Novita Wijayanti angkat bicara terkait parodi lagu Indonesia Raya yang ditayangkan di channel You Tube My Asean.
Pemerintah Malaysia seharusnya tidak kesulitan mengungkap pelaku pembuat parodi lagu Indonesia Raya yang diunggah di channel You Tube My Asean.
Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengatakan, masyarakat jangan menumpahkan kemarahan terhadap warga Malaysia yang tidak berkaitan dengan lagu parodi Indonesia Raya yang benuansa penghinaan tersebut.
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Rizki Aulia Rahman Natakusuma menegaskan, aksi tersebut telah merusak hubungan harmonis antara Indonesia dengan Malaysia.
Kalangan dewan juga merasa parodi tersebut pelecehan dan penghinaan terhadap simbol negara Indonesia. Karenanya, harus disikapi secara serius oleh pemerintah Indonesia dan Malaysia.
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan, parodi lagu tersebut sangat menghina bangsa Indonesia.
Parodi lagu Indonesia Raya yang ditayangkan di You Tube My Asean sangat menyakitkan rakyat Indonesia.
Surat parodi itu diunggah saat surat Presiden AS Donald Trump baru baru ini yang ditujukan kepada Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dicemooh publik.
Dalam video untuk lagu barunya "Where RU From," grup K-Pop tersebut mengubah tatanan rambut yang khas dan pakaian milik Trump dan Kim