Presiden Jokowi mengaktifkan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) untuk ikut memerangi atau memberantas tindak kejahatan terorisme dan radikalisme.
Sebaliknya, pemerintah harus mempercepat penyelesaian Revisi Undang-Undang Anti-Terorisme lebih dia nilai lebih penting.
Kepemimpinan Koopssusgab digilir secara bergantian selama enam bulan