Taiwan, yang diklaim oleh China sebagai wilayahnya sendiri, melaporkan hampir 150 pesawat angkatan udara China terbang ke zona pertahanan udaranya selama periode empat hari mulai Jumat lalu, meskipun misi tersebut telah berakhir.
Dua perusahaan perikanan itu terfokus pada penangkapan dan pengolahan ikan tuna sirip kuning dan tuna mata besar yang ditangkap di Laut Banda dengan tujuan ekspor ke Jepang.
Pekerja dan penumpang berusia 12 tahun ke atas di kereta, pesawat, dan transportasi laut yang beroperasi di dalam negeri yang diatur federal harus menunjukkan bahwa mereka telah disuntik sebelum Oktober 30.
Keterangan ini disampaikan beberapa hari setelah ratusan pesawat China menyerbu zona pertahanan udara pulau itu.
Ketegangan telah mencapai titik tertinggi baru antara Taipei dan Beijing, yang mengklaim pulau demokrasi itu sebagai wilayahnya sendiri, dan pesawat militer China telah berulang kali terbang melalui zona identifikasi pertahanan udara Taiwan.
Meski banyak yang awalnya memandang sebelah mata atas pilihan pekerjaannya, ibu tunggal ini membuktikan mampu berdikari dan memberikan kehidupan yang layak bagi kedua anaknya.
Taiwan telah melaporkan 148 pesawat angkatan udara China di bagian selatan dan barat daya zona pertahanan udaranya selama periode empat hari yang dimulai pada Jumat, hari yang sama China menandai hari libur patriotik utama, Hari Nasional.
Video pesawat Air India yang terjebak di bawah jembatan Kota Delhi, viral di media sosial. Pesawat tersebut tampak sudah tak dilengkapi sayap di kedua sisinya.
Kementerian Pertahanan Taiwan melaporkan bahwa angkatan udara China mengirim pesawat ke zona tersebut, jumlah tertinggi yang dilaporkan hingga saat ini.
Turki, anggota NATO, menentang peringatan AS pada 2017 untuk membeli sistem pertahanan udara S-400, kesepakatan yang dikhawatirkan aliansi Barat akan memungkinkan Rusia mengasah keterampilannya dalam menargetkan pesawat AS dan Eropa Barat.