Teknologi digital merupakan katalis untuk tujuan global. Dimana, teknologi digital melekat pada 17 target dari TPB (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) dan 169 target dalam Agenda 2030. Penanganan pandemi Covid-19 menyadarkan kita betapa tentang pentingnya percepatan mewujudkan masyarakat digital.
Pernyataan itu menawarkan penilaian pesimistis terhadap upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan di mana Iran telah membatasi program nuklirnya dengan imbalan bantuan dari sanksi ekonomi AS, Uni Eropa dan PBB.
Masalah karantina, ini menjadi perbincangan di media sosial, karena dari 7 (hari) ke 5, 5 ke 3, sekarang jadi 10. Jadi ini kata masyarakat apa bedanya.
PBB telah berulang kali memperingatkan bahwa Afghanistan berada di ambang krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
Sekitar 850.000 Rohingya dikemas ke dalam 34 kamp di seluruh negeri, yang sebagian besar melarikan diri dari tindakan keras militer tahun 2017 di negara tetangga Myanmar yang menurut PBB bisa menjadi genosida.
Pernyataan Kementerian Luar Negeri Myanmar ini disampaikan beberapa hari setelah badai kritik internasional, atas pemenjaraan pemimpin terguling Aung San Suu Kyi.
Soal reshuffle itu hak prerogatifnya presiden gitu, kota tidak pernah bicara itu. Kalau kader ditugaskan kita untuk membantu pemerintahan namanya juga negara pasti kader terbaik akan diberikan.
Negara-negara yang mempertimbangkan untuk memperkenalkan mandat vaksin dalam perang melawan COVID-19 harus memastikan menghormati hak asasi manusia.
Guterres sudah membatalkan pertemuan tatap muka yang akan datang.
Koreksi arah perjalanan bangsa harus dilakukan untuk Indonesia yang lebih berdaulat dan berdikari, serta mampu mewujudkan keadilan sosial bagi rakyat Indonesia.