Menurut anggota MPR dari dapil Gorontalo ini, karena Pancasila itu sudah lama tidak ada pikirannya, dan Pancasila sudah lama pula tidak ada di lidahnya.
Tahun ini acara yang digelar rutin di pesantren yang didirikan oleh KH. Tubagus Falak dibarengkan dengan Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Menurut Sekjen FSGI Heru Purnomo, sekolah sudah mengalami `surplus` nilai-nilai moral atau karakter yang bersumber dari Pancasila.
Anang Hermansyah menyambut baik wacana pemerintah mengembalikan pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) ke bangku sekolah.
Beberapa hari ini tersiar kabar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana mengembalikan atau menghidupkan kembali mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) karena dianggap sangat penting untuk menguatkan pemahaman Pancasila pada anak-anak didik.
Dirinya mengajak generasi milineal di kampus untuk mempertahankan, menunjukkan, dan memperjuangkan hal-hal yang dibutuhkan masyarakat
Pemuda Pancasila (PP) menyatakan tidak mendukung salah satu kandidat capres-cawapres pada kontestasi Pilpres 2019 mendatang.
Hubungan antara Pramuka dan pesantren diakui oleh Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) sudah terjalin sejak lama. Sebelum ada Pramuka ada gerakan kepanduan berasal dari organisasi Islam yang selanjutnya menjadi cikal-bakal Pramuka.
Puluhan akademisi dan pakar hukum tata negara dari berbagai perguruan tinggi se-Jabodetabek hadir dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh MPR bekerja sama dengan Universitas Pancasila
Namun kali ini, digelar untuk mensosialisasikan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika atau yang lebih popular disebut Empat Pilar MPR.