Terasa semakin meriah setelah kedatangan Susi Pudjiastuti ke dalam ruangan.
Nasib para guru yang mengajar di sekolah swasta kelas menengah ke bawah terbilang miris. Bagaimana tidak, sekolah hanya mampu menggaji guru seadanya akibat keterbatasan finansial.
Saat ini terdapat 380 ribu guru belum tersertifikasi, dan 70 ribu guru belum terkualifikasi S1.
Khalifah Irfansyah yang berusia 50 tahun itu menggantikan Syekh H Hasyim Al Sarwani, yang wafat Sabtu (16/11).
Pasalnya, hingga saat ini nasib 50 ribuan honorer K2 yang lulus PPPK belum jelas, sejak usainya rekrutmen PPPK yang digelar pada Februari 2019 lalu.
Hal ini disampaikan di depan 37.556 guru yang memadati Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (30/11) pagi, dalam rangka memperingati HUT PGRI ke-74 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2019.
Sebuah unggahan di Twitter pada Selasa (26/11) siang, merevisi pidato menteri termuda dalam Kabinet Indonesia Maju itu layaknya skripsi mahasiswa tingkat akhir.
Bertepatan dengan Hari Guru Nasional (HGN) 2019, Unifah menyebut hingga saat ini kesejahteraan guru belum terpenuhi. Sebab, 52 persen guru di Indonesia masih berstatus honorer dan swasta.
Gubernur Bali Wayan Koster menyebutkan bahwa guru harus menjadi fokus perhatian pemerintah, mengingat profesi yang satu ini memiliki tugas dan kewajiban mendidik anak bangsa.
Hari Guru Nasional 2019 diperingati oleh semua kalangan. Dan ini pesan dari Mendikbud baru Nadiem Makarim.