Berdasarkan laporan yang diperoleh Polri, hingga saat ini ada 94 penumpang kapal KM Sinar Bangun yang dinyatakan hilang di Danau Toba.
Keluarga korban memadati area Pelabuhan Tiga Ras Danau Toba melihat tim berputar-putar mencari korban.
Saat musibah terjadi sejumlah penumpang memilih untuk terjun ke danau.
Perkiraan dan dugaan itu berdasarkan keterangan dari salah seorang saksi bernama Hernando Lingga yang selamat dari peristiwa tersebut.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima laporan masih ada puluhan penumpang Kapal Motor (KM) Sinar Bangun yang hilang di perairan Danau Toba, Sumatera Utara. Diperkirakan sekitar 39 penumpang hilang.
Tim Basarnas dan Polda Sumut tengah mengevakuasi korban.
Namun tidak jarang kapal nelayan (Jolloro) itu digunakan oleh masyarakat pulau sebagai kapal penumpang yang akan menyeberang ke daratan untuk membeli kebutuhan.
Lima korban meninggal itu diketahui dievakuasi ke pulau Barrang Lompo. Sementara delapan korban meninggal dunia yang dievakuasi ke RS TNI AL
Sementara puluhan penumpang lainnya dievakuasi dalam kondisi selamat. Kecelakaan KM ini terjadi di Perairan antara Pulau Kayangan dengan Tanggul Reklamasi.
Sekitar 13 pempang tewas dalam insiden tenggelamnya Kapal Motor (KM) Arista, Rabu (13/6/2018). Berikut identitas korban.