Teror terhadap penyidik KPK Novel Baswedan dipastikan karena kasus yang sedang ditangani institusi pemberantasan korupsi itu.
Aksi teror terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap sudah menjadi hal yang biasa.
KPK dituntut tindaklanjuti laporan atas over budgeting di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) era Anies Baswedan.
Teror terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan disinyalir terkait kasus korupsi yang melibatkan elite politik di tanah air.
Fahmi Darmawansyah disebutkan bahwa keikutsertaan perusahaan milik Fahmi dalam proyek satelit monitor di Bakamla diawali kedatangan Politikus PDIP, Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi dan Kepala Bakamla Arie Soedewo
Untuk memberantas korupsi, mereka menegaskan tidak akan mundur apapun risikonya.
Benny mengutuk keras tindakan main hakim sendiri itu hingga menerpa seorang aparat yang selama ini bertanggung jawab terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia.
Sejumlah pihak mengutuk keras pelaku teror penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.
Ada aturan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bahwa setelah penetapan pagu anggaran maka lelang harus sudah dimulai.
Selain Inayah, seorang swasta bernama Raden Gede juga dicegah berpergian ke luar negeri.