Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berharap kapal selam milik TNI Angkatan Laut (AL), KRI Nanggala-402 yang dilaporkan hilang kontak saat latihan penembakan torpedo di laut utara Bali segera ditemukan.
Sebagai warga bangsa, kita wajib mensupport berbagai usaha yang telah dilakukan tersebut, paling tidak melalui doa, agar misi pencarian dan penyelamatan bisa menghasilkan yang terbaik.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto harus segera mengerahkan pasukan dalam pencarian Kapal Selam TNI AL Nanggala - 402 di perairan laut Bali yang hilang kontak usai melakukan latihan torpedo di perairan Bali Utara.
Kapal selam KRI Nanggala 402, dibuat di Jerman pada tahun 1981, memiliki kecepatan jelajah 21,5 knot, dan dapat memuat hingga 34 penumpang.
TNI tetap mendukung segala bentuk inovasi berupa vaksin dan obat-obatan untuk menanggulangi Covid-19
Sekitar 470.000 personil Polri dan 800.000 personel TNI harus melayani dan melindungi, sekaligus menjaga sekitar 270 juta jiwa penduduk.
Kalangan dewan memberikan apresiasi terhadap ketegasan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan jajaran Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Pol. Paulus Waterpauw atas garansi keamanan pascaaksi bom bunuh diri di Gereja Kathedral Hati Yesus Maha Kudus di Makassar dan penembakan di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia pekan lalu.