KSAL Laksamana TNI Yudo Margono diminta bertanggung jawab atas tragedi tenggelamnya KRI Nanggala 402. Mengingat KRI Nanggala 402 tergolong kapal selam yang sudah cukup tua.
Pemerintah dan TNI/Polri harus menyelidiki alasan utama di balik tidak selesainya aksi kriminal di Papua.
Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dave Akbarshah Fikarno Laksono menyoroti insiden penembakan Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua Pada Minggu (25/4) kemarin di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.
APBN 2020, TNI AL punya bagian Rp22,08 miliar dan alokasi alutsista Rp4,1 miliar.
Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan bersama TNI harus melakukan evaluasi menyeluruh, terutama terhadap sistem perawatan alat utama sistem persenjataan (alutsista).
Aparat TNI, Polri serta intelijen harus terus melakukan pengejaran dan menindak tegas terhadap KKB tersebut tanpa ragu dengan kekuatan penuh yang kita miliki.
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin acungi jempol gerak cepat India, Korea Selatan, Singapura, Australia hingga Amerika Serikat yang turut memberi bantuan dalam usaha menyelamatkan para kru dan prajurit KRI Nanggala.
Departemen Pertahanan AS sangat sedih dengan berita hilangnya kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang pada Rabu saat latihan di lepas pantai Bali.