Bukti bahwa ketegangan masih tinggi antara kedua negara, Menteri Luar Negeri China, Wang Yi mengatakan Paman Sma sudah merusak kepercayaan antara kedua negara.
Kharrazi mengatakan Rusia dan China sudah melakukan upaya positif mencegah jatuhnya kesepakatan nuklir (Rencana Aksi Komprehensif Bersama/JCPOA), yang ditandatangani antara Iran dan negara adidaya pada 2015 setelah keluarnya Washington.
Berbicara di majelis tinggi parlemen atau Dewan Federasi Rusia di Moskow, Lavrov mengatakan bahwa mempersiapkan tanggapan yang sesuai memerlukan waktu dan analisis.
Pertemuan tiga pihak di kota Chengdu, China barat daya itu dilakukan di tengah tuntutan Pyongyang agar diberi keringanan sanksi pada akhir tahun.
Iran adalah produsen kunyit teratas dunia, dengan output terus tumbuh di masa lalu, terutama karena uang negara nasional jatuh terhadap mata uang keras tahun lalu saat Amerika Serikat (AS) memberlakukan sanksi pada negara tersebut.
Washingtong mengklaim, peralatan Rusia tidak sesuai dengan sisa perangkat keras militer yang dimiliki aliansi militer Barat NATO.
Jepang menginginkan Iran tetap komitmen pada JCPOA meskipun AS keluar dari kesepakatan tersebut.
Menurut seorang pejabat AS yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan, Pakistan sedang dalam proses memilih petugas untuk dikirim ke AS.
Sanksi yang diumumkan pada Jumat (20/12) itu membekukan semua properti dari dua hakim di bawah yurisdiksi AS dan melarang warga Paman Sam berurusan dengan mereka.
Rouhani mengecam sanksi dan tindakan terorisme ekonomi yang dijadikan Paman Sam sebagai senjata untuk mendominasi dan memaksakan tuntutannya sendiri yang tidak sah di negara-negara lain.