Situs resmi IRGC Sepahnews mengumumkan, kapal tanker Stena Impero disita atas permintaan Pelabuhan Hormozgan dan Organisasi Maritim saat melewati Selat Hormuz, karena tak mematuhi aturan laut internasional.
Dua kapal perang India yang bertugas mengawal kapal dagang di Teluk Persia, masih tetap bersiaga di kawasan tersebut dalam jangka waktu yang lebih lama.
Kapal perusak Tipe 45 HMS Duncan sedang dalam perjalanan ke Teluk Persia untuk mengambil alih.
Kapal tanker minyak milik Emirat menghilang di Teluk Persia selama tiga hari berturut-turut.
Penyitaan kapal itu terjadi atas permintaan Amerika Serikat (AS), yang mengingkan ekspor minyak Iran ke tingkat "nol" sebagai bagian dari sanksi terhadap Republik Islam.
Ini menyebabkan Inggris mengajukan rencana untuk mengirim kapal perang kedua ke Teluk untuk mencegah campur tangan Iran lebih lanjut.
Adapun crane yang roboh sudah diasuransikan.
Insiden tersebut terjadi setelah trouble pada kapal tunda milik anak perusahaan PT. Pelindo 3 yang memandu kapal tersebut.
Iran menuntut Inggris membebaskan kapal itu dan membantah telah membawa minyak ke Suriah karena melanggar sanksi Uni Eropa.