Kontruksi perkara dugaan korupsi itu berawal pada tahun 2015. Di man, BIG melaksanakan kerja sama dengan LAPAN dalam pengadaan CSRT.
Mereka ialah Kepala BIG 2014-2016 Priyadi Kardono (PRK) dan Kepala Pusat Pemanfaatan Teknologi Dirgantara (Kapusfatekgan) pada Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Tahun 2013-2015 Muchamad Muchlis (MUM).
Pemeriksaan keempat saksi tersebut dilakukan tim penyidik KPK di Aula Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat.
Tin Zuiraida diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Ferdy Yuman pada Selasa (19/1/2021) kemarin.
Ainul Ainul diperiksa sebagai saksi dan juga tersangka pada Selasa (19/1) kemarin.
Daning diperiksa tim penyidik dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Matheus Joko Santoso. Di mana, saat ini pemeriksaan masih berlangsung.
Hadinoto bakal menjalani persidangan dalam kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT Garuda Indonesia dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Dalam melakukan pendalaman kasus, KPK mendalami dugaan penyelundupan benih lobster tau benur oleh 14 perusahaan dalam kurun waktu 15 September 2020.
Ia pun berharap Harun Masiku segera menyerahkan diri ke KPK. Agar, pihak keluarga dan Harun Masiku sendiri mendapatkan kepastian dari langkah hukum selanjutnya.
Berdasarkan informasi, Daniel merupakan kerabat dari Harun Masiku yang menyandang status buronan KPK sejak 7 Januari 2020 dan masih belum ditemukan hingga saat ini.