Korea Utara dinilai masih menjadi ancaman serius bagi dunia internasional. Demikian hasil tinjauan pertahanan Jepang pada Selasa (28/8), pecahnya diplomasi di Semenanjung Korea.
Masyarakat yang tidak ikut ikutan dengan aksi kedua kelompok menjadi sangat khawatir dengan ancaman keamanan di wilayahnya.
Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mekinta aparat keamanan, baik Polri, TNI, dan BIN untuk merespon terkait informasi adanya ancaman ISIS yang hendak menyerang pemerintah Indonesia.
Dia menyebut bantuan tersebut sebagai pesan yang salah, dan diberikan pada waktu yang salah. Sebab Brussels, menurutnya, harus membantu Washington mengakhiri ancaman nuklir global Iran.
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memastikan Surabaya, Jawa Timur aman dari ancaman terorisme.
Permintaan AS untuk melakukan pembicaraan dengan Iran di bawah ancaman sanksi hanyalah aksi publisitas, bersikeras bahwa Washington harus menghapus sanksi terlebih dahulu.
Ancaman, sanksi hanya akan meningkatkan tekad Turki, tulis juru bicara presiden Ibrahim Kalin
Jenderal Sharif mengatakan, Pemimpin IRGC, Mohammad Ali Jafari megpresiasi latihan militer dan menekankan pentingnya mendorong kesiapan untuk melindungi keamanan di Teluk Persia dan ancaman-ancaman balasan.
Menteri Luar Negeri Malaysia Saifuddin Abdullah mengatakan, perang dagang kedua negara adidaya itu merupakan ancaman nyata bagi negara-negara Asia.
Javad Zarif menegaskan ancaman, sanksi dan aksi gombal AS tidak akan berhasil melunakkan Teheran.