Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengumumkan hasil survei pada bulan April 2017 bahwa 54,1 persen masyarakat Jakarta menginginkan hadirnya gubernur baru.
Sejumlah lembaga tercatat merilis hasil survei menjelang hari pencoblosan, beberapa di antaranya dinilai paling buruk dalam melakukan prediksi.
Pengembalian uang itu dilakukan setelah Hasan Nasbi dikonfirmasi penyidik soal pembiayaan pelaksanaan survei pilkada di Kota Cimahi.
Demokrat memiliki alasan untuk menyatukan visi-misi dengan pihaknya menyongsong Pilkada DKI putaran kedua.
Sebanyak 45.2 persen masyarakat Jakarta akan memilih pasangan Anies-Sandiaga, 24.5 persen akan memilih pasangan Ahok-Djarot, sedangkan pasangan Agus-Sylviana dipilih oleh 19.7 persen warga.
Di balik satu angka yang diumumkan lembaga survei ini, terdapat soft supporter atau pendukung yang masih mungkin berubah.
Dua pekan atau paling maksimal 15 hari setelah melakukan survei atau hitungan cepat, lembaga survey harus melaporkannya ke KPU.
Meski tersangkut kasus dugaan penistaan agama, Cagub DKI Jakarta Ahok tetap melonjak berdasarkan hasil survei internal.
KPU DKI Jakarta merasa terbantu dengan hasil survei yang dirilis sejumlah lembaga survei terkait elektabilitas pasangan calon gubernur DKI Jakarta.
Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa sebesar 94.2 persen publik mengetahui tentang kasus penistaan agama.