Kedatangannya disambut oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed. dan Bendahara Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Suyatno, M.Pd.
Nadiem menyebut ketiga organisasi masyarakat (ormas) tersebut telah berjasa di dunia pendidikan, bahkan sebelum Indonesia merdeka.
Anwar mengatakan, per 26 Juli Desa yang sudah menerima Dana Desa sebanyak 74.877 Desa atau 99 persen dari 74.953 Desa
Penerapan SDGs di level perdesaan akan menjadi pijakan dan pondasi kuat dalam mendorong desa-desa menjadi maju dan mandiri
Konpres tersebut sekalipun tidak menyinggung mengenai mundurnya Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, LP Maarif Nahdlatul Ulama, dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Dalam konferensi pers virtual pada Jumat (24/7) malam, Nadiem mengatakan proses evaluasi lanjutan tersebut akan berjalan selama 3-4 minggu ke depan.
Dalam informasi yang dihimpun oleh Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM), Mendikbud menggelar konferensi pers virtual pada Jumat (24/7) pukul 20.00 WIB.
Anwar mengisyaratkan BLT dana desa akan diberlakukan hingga akhir tahun demi mengatasi dampak sosial akibat covid-19 di desa
Ketua PGRI Unifah Rosyidi menyatakan bahwa organisasi profesi tersebut memutuskan untuk tidak bergabung, dalam program yang digawangi oleh Mendikbud Nadiem Anwar Makarim tersebut.