Perjuangan silat sebagai budaya asli Indonesia bagi HNW perlu diseriusi sebab olahraga ini telah mengangkat harkat dan martabat bangsa.
Kejuaraan Marching Band itu sendiri berlangsung sejak siang hari hingga malam hari dan diikuti 20 sekolah dasar peserta se Jabodetabek, berlangsung sangat meriah dibarengi teriakan yel-yel pendukung masing-masing peserta dengan disaksikan ratusan masyarakat sekitar.
Untuk itulah MPR mempunyai prakarsa melakukan Sosialisasi Empat Pilar. Sosialisasi disebut penting sebab bangsa ini menghadapi beragam tantangan. "Perlu ketahanan diri bangsa dengan landasan Pancasila", sebutnya.
Kampanye dengan cara memfitnah, menyebarkan berita bohong, ujaran kebencian, provokasi, tidak sesuai dengan kebhinnekaan. Karena itu berkampenya harus diletakan pada posisi menjaga dasar Bhinneka Tunggal Ika.
Para ulama bahkan ikhlas menarik kembali Piagam Jakarta, itu dan menggantinya dengan Pancasila yang dikenal sekarang
Memperingati ulang tahunnya ke 52, Wakil Ketua MPR RI Abdul Muhaimin Iskandar menggelar pengajian Kitab Kifayatul Atqiya
Gerakan 30 September 1965 Partai Komunis Indonesia atau G 30 S/PKI adalah sejarah kelam bangsa Indonesia dimana aksi penculikan disertai pembunuhan 6 Jenderal TNI AD ditambah 1 perwira menengah TNI terjadi dan mengawali perjalanan panjang sejarah Indonesia antara lain PKI dibubarkan dan ditetapkan sebagai organisasi terlarang dan munculnya era orde baru
peristiwa perkelahian antar suporter itu bukan hanya terjadi di Indonesia. Perkelahian suporter sepakbola juga terjadi di negara-negara maju.
Wakil Ketua MPR Mahyudin mengungkapkan Indonesia sangat beragam dan bhinneka. Tidak ada negara di dunia ini yang sangat plural seperti Indonesia.