Tanggal 8 Mei bukan hanya menjadi hari penting bagi dunia kemanusiaan. Selain memperingati Hari Palang Merah Sedunia, ternyata ada sejumlah peringatan internasional lainnya yang jatuh di tanggal yang sama.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendorong kepedulian sosial mahasiswa dalam membantu ketersediaan pangan bagi masyarakat sekaligus memberdayakan semangat gotong royong serta kepekaan isu kemanusiaan.
ada medio tahun 90-an, nama Paris Saint-Germain (PSG) terdengar asing bagi penikmat sepak bola yang sedang gandrung dengan tim-tim Italia di puncak masa keemasannya.
Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan bakal menyalurkan tunjangan insentif bagi Guru Bukan Aparatur Sipil Negara (GBASN) pada Juni 2025 mendatang.
Tanggal 7 Mei menandai momen penting dalam sejarah diplomasi Indonesia, yakni adanya penandatanganan Perjanjian Roem-Royen, sebuah kesepakatan yang membuka jalan bagi pe
Dalam dunia burung perkutut atau perkututan, nama Jogo Boyo bukan sekadar sebutan. Ia merupakan ikon—legendaris di kalangan penghobi burung karena dipercaya membawa karisma, wibawa, hingga keberuntungan atau penolak bala bagi pemiliknya.
Cendekiawan muslim juga ditantang untuk megatasi dampak perkembangan AI dan perubahan iklim dunia yang sangat berpengaruh bagi kehidupan umat manusia.
Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyambut baik rencana Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk menghapus sistem outsourcing.
Tanggal 5 Mei bagi dunia pendidikan Islam di Indonesia, menandai tonggak historis kelahiran Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), organisasi keagamaan berhaluan Syafi’i-Asy’ari yang lahir dari kegelisahan ulama tradisionalis terhadap arus perubahan zaman.
Tanggal 5 Mei mungkin lebih dikenal sebagai Hari Bidan Sedunia atau International Day of the Midwife, namun siapa sangka, hari ini juga menjadi momen penting bagi berbagai negara dan komunitas global